TangselCity

Ibadah Haji 2024

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers SinPo

Tenis Wimbledon 2024, Novak Djokovic Kejar Gelar Kedelapan

Laporan: Dzikri
Senin, 08 Juli 2024 | 07:06 WIB
Foto : Ist
Foto : Ist

INGGRIS - Perjuangan juara Wimbledon tujuh kali, Novak Djokovic, tidak mudah menembus putaran keempat. The Djoker -julukan Djokovic, bangkit usai tertinggal di set pertama dengan berhasil mengalahkan petenis Australia, Alexei Popyrin.

Setelah kurang menyakink­an, petenis asal Serbia ini mam­pu membukukan kemenangan 4-6, 6-3, 6-4, dan 7-6 (7/3) atas Popyrin. Di putaran keem­pat, Djokovic akan berhadapan dengan petenis asal Denmark Holger Rune usai mengalahkan petenis Prancis, Quentin Halys lewat pertarungan lima set.

“Laga ini sangat menant­ang. Saya rasa kemenangan ini masalah mental. Saya berusaha tidak berkonsentrasi penuh. Saya rasa saya sukses melakukan­nya. Itu tie break terbaik dalam karier saya,” kata Djokovic yang menggunakan pelindung lutut usai menjalani operasi Juni lalu.

Popyrin, yang tidak pernah melaju lebih dari putaran kedua di empat penampilannya di Wimbledon, tampil menggebrak di awal laga. Namun, setelah menang di set pertama, Popyrin mulai bermain mengikuti irama Djokovic yang mulai menemu­kan pola permainannya.

Persiapan Djokovic untuk turnamen lapangan rumput edisi tahun ini terhambat setelah dia menjalani operasi lutut pada awal bulan Juni lalu. Namun, petenis berusia 37 tahun ini tidak menunjukkan tanda-tanda ketidaknyamanan saat melewati babak pertama yang berdurasi satu jam 58 menit.

Petenis Serbia itu mematah­kan servis lawannya dua kali di setiap set untuk meningkatkan skor menjadi 19-0 pada pertandingan babak pertama.

“Itu sangat bagus. Saya sangat senang dengan cara saya berg­erak di lapangan hari ini,” kata Djokovic dalam wawancara di lapangan, seperti disiarkan ATP.

Menjelang Wimbledon tahun ini, situasinya sedikit berbeda bagi Djoker karena cedera lutut.

“Saya sebenarnya tidak tahu bagaimana segala sesuatunya akan terjadi di lapangan. Sesi latihan sangat berbeda dengan pertandingan resmi. Jadi, saya sangat senang dengan cara saya bermain dan apa yang saya rasa­kan hari ini,” tutur petenis asal Serbia itu.

Kopriva yang memainkan satu-satunya tenis profesional di lapangan rumput pada kuali­fikasi Wimbledon tahun 2022, 2023 dan tahun ini, tidak mampu menghadapi konsistensi lawan­nya yang termasyhur itu.

Djokovic hanya melakukan 16 kesalahan sendiri dalam tiga set, dan menyelesaikan pertandingan dengan memenango 90 persen (35/39) poin setelah servis per­tamanya.

Petenis berusia 27 tahun itu dalam pemulihan dari cedera lutut yang memaksanya mundur dari Roland Garros. Namun, Djokovic bergerak dengan baik sepanjang pertandingan, dan tidak menunjukkan keraguan saat berlari di rumput All Eng­land Club.

“Saya berusaha benar-benar fokus pada permainan dan tidak terlalu memikirkan soal lutut,” ujar Djokovic.

Kini, dengan catatan menang kalah 19-6 tahun ini, Djokovic selanjutnya akan menghadapi wild card Jacob Fearnley, yang menang 7-5, 6-4, 7-6(12) mela­wan petenis kualifikasi Ale­jandro Moro Canas, saat dia berusaha menyamai rekor Roger Federer dengan delapan gelar Wimbledon.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo