TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum dan Kriminal

Advertorial

Indeks

Dewan Pers SinPo

Sempat Pamit ke Adik Nonton Lenong, Kakek di Muncul Ditemukan Tewas Gantung Diri

Laporan: Rachman Deniansyah
Rabu, 21 September 2022 | 17:38 WIB
Ilustrasi tali sebagai benda yang digunakan untuk menghabisi nyawa sendiri (ist)
Ilustrasi tali sebagai benda yang digunakan untuk menghabisi nyawa sendiri (ist)

SETU, Warga Kampung Baru Asih, Muncul, Setu, Tangerang Selatan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria paruh baya yang tewas tergantung pada seutas tali, Rabu (21/9/2022). 

Jasad korban, ditemukan warga tergantung di salah satu saung bambu. Diketahui, korban merupakan pria yang sudah lanjut usia, berinisial NS (60). 

Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Cisauk Iptu Margana menuturkan, pertama kali jasad korban ditemukan oleh seorang warga sekitar pukul 06.00 WIB. 

Ia menyebut sebelum ditemukan tewas mengenaskan, diketahui korban sempat berpamitan kepada sang adik sebelum meninggalkan rumah untuk terakhir kalinya. 

"Malam pamitan ke adiknya, dia tinggal sama adiknya mau pergi kemudian sampai pagi enggak pulang. Baru kemudian minta bantuan ke Pak RT. Lalu di paginya, waktu dia (sang adik) mau pulang dari rumah Pak RT ke rumahnya, (korban) sudah tergantung di belakang gubuk bambu," tutur Margana. 

Sontak, kondisi korban pun membuat adiknya sangat terkejut. Sang adik tak menyangka, jika pertemuan pada malam itu adalah untuk yang terakhir kalinya. 

"Pamitnya mau nonton lenong, padahal enggak ada lenong, enggak ada hiburan. TKP itu dari rumahnya 20 meter," kata Margana. 

Hingga saat ini, motif yang menjadi penyebab korban nekat meregang nyawanya sendiri belum diketahui secara pasti. 

Namun berdasarkan informasi keluarga, korban yang sudah lanjut usia ini kerap dirundung oleh rasa kesepian. 

"Motifnya belum tau, cuma informasi keluarga mungkin kesepian, karena usia 60 tahun belum punya anak belum punya istri. Korban sudah menikah statusnya duda, udah lama. Dan saat ini sudah enggak kerja," terangnya. 

Untuk saat ini, jenazah telah dievakuasi dan dibawa oleh pihak keluarga. Polisi memastikan, tak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. 

"Jarak kaki ke tanah ada space-nya manjat bangku bambu, lalu mengikat pakai tali tambang. Badannya mulus enggak ada apa-apa, pakaian rapih enggak ada tanda-tanda kekerasan. Jenazah sudah dibawa oleh keluarga," pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo