TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

Safari Ramadan di Jelupang, Wali Kota Paparkan Program Prioritas Tangsel 2026 di Hadapan Jemaah

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Rabu, 25 Februari 2026 | 20:10 WIB
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat Safari Ramadan di Jelupang. Foto : Ist
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat Safari Ramadan di Jelupang. Foto : Ist

SERPONG UTARA – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memanfaatkan agenda Safari Ramadan sebagai sarana menyampaikan arah dan program prioritas pembangunan Kota Tangsel tahun 2026 di hadapan jemaah.

 

Hal itu disampaikan Benyamin saat Safari Ramadan Pemerintah Kota Tangerang Selatan di Masjid Jami Al-Ikhlas, Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, Rabu (25/2).

 

Pada kesempatan itu, Benyamin menyampaikan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan momentum membangun komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat.

 

“Ramadan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga momentum bagi kita semua untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta membangun kebersamaan dalam mewujudkan kota yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Benyamin di hadapan jemaah.

 

Ia menegaskan, melalui Safari Ramadan, Pemkot Tangsel ingin menyampaikan secara langsung capaian pembangunan sekaligus program prioritas yang akan dijalankan pada 2026.

 

“Melalui Safari Ramadan ini, kami ingin menyampaikan secara langsung berbagai program prioritas pembangunan yang sedang dan akan terus kita jalankan pada tahun 2026,” jelasnya.

 

Menurut Benyamin, arah pembangunan Kota Tangsel berpedoman pada visi RPJMD 2025–2029, yakni Tangerang Selatan Unggul, Inklusif, Inovatif, Kolaboratif Menuju Kota Lestari. Karena itu, pembangunan tidak hanya difokuskan pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pembangunan manusia serta kelestarian lingkungan.

 

Berdasarkan data Rancangan Awal RKPD 2027 dari Bappelitbangda, jumlah penduduk Kota Tangsel pada semester I 2025 tercatat sebanyak 1.474.311 jiwa, dengan 72,20 persen di antaranya merupakan usia produktif. Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,81 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata provinsi dan nasional. Angka kemiskinan berada di 2,39 persen atau termasuk lima terendah di Indonesia, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 84,81 atau kategori sangat tinggi.

 

“Ini capaian yang patut kita syukuri. Namun di balik capaian tersebut, kita masih menghadapi tantangan, salah satunya persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah,” ungkapnya.

 

Di bidang pendidikan, Benyamin menyebut Pemkot Tangsel telah memberikan bantuan biaya pendidikan kepada 7.500 siswa SMP swasta pada 2025 dan akan terus diperkuat. Selain itu, dua Unit Sekolah Baru (USB) tingkat SMP, yakni SMPN 25 dan SMPN 26 di Kecamatan Ciputat, direncanakan dibangun pada 2026.

 

“Kita juga memberikan perhatian besar pada pendidikan usia dini, termasuk pembangunan dua TK Pembina serta bantuan pendidikan sarjana bagi guru PAUD yang pada 2025 telah menjangkau 194 orang,” katanya.

 

Beasiswa bagi siswa berprestasi, kurang mampu, difabel, dan jenjang kesetaraan juga telah diberikan kepada 2.623 siswa dan akan terus ditingkatkan agar akses pendidikan semakin merata.

 

Di sektor kesehatan, Benyamin menuturkan, program Ngider Sehat Premium Gratis telah menjangkau 54 kelurahan dan akan terus dilaksanakan pada 2026 dengan penguatan layanan serta peralatan kesehatan. Bantuan alat kesehatan telah diberikan kepada 140 penerima, serta perlindungan sosial bagi 25.000 pekerja rentan melalui jaminan sosial ketenagakerjaan.

 

Sementara itu, di sektor ruang publik, Pemkot Tangsel telah membangun dua taman pada 2025. Pada 2026, pemerintah merencanakan pembangunan alun-alun baru di Kelurahan Cilenggang sebagai ruang terbuka publik yang sehat dan ramah keluarga.

 

Di bidang lingkungan hidup, Benyamin menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah. Ia mengajak jemaah memanfaatkan momentum Ramadan untuk membiasakan hidup bersih, memilah sampah dari rumah, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

 

“Langkah kecil ini jika dilakukan bersama-sama akan sangat berarti dalam mengurangi timbulan sampah plastik di kota kita,” ujarnya.

 

Selain itu, Pemkot Tangsel juga terus menjalankan program bedah rumah yang telah merealisasikan 388 unit pada 2025 dan direncanakan 369 unit pada 2026. Program Tangsel Terang mencatat 1.444 titik penerangan pada 2025 dan ditargetkan meningkat menjadi 2.226 titik pada 2026. Titik WiFi gratis juga akan ditingkatkan dari 3.000 menjadi 5.000 titik, serta penguatan program RW Mantap.

 

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Pemkot Tangsel Rizkiyah mengatakan, Safari Ramadan tahun ini diawali di Kecamatan Serpong Utara dengan dua tim yang dipimpin langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota di lokasi berbeda.

 

“Hari ini hari perdana. Ada dua tim, Pak Wali Kota dan Pak Wakil di dua titik berbeda. Tujuannya sama-sama di Kecamatan Serpong Utara, hanya kelurahannya berbeda,” jelas Rizkiyah.

 

Ia menambahkan, selama Ramadan, Pemkot Tangsel menjadwalkan 14 titik Safari Ramadan hingga 12 Maret mendatang. Agenda tersebut juga dirangkai dengan kunjungan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten pada 27 Februari dan 6 Maret.

 

“Kalau dari Pemkot, kita memberikan mushaf Al-Qur’an untuk masjid, satu kotak isinya sekitar 40 mushaf, kemudian sarung. Ada juga bantuan dari Baznas untuk marbot masjid, imam masjid, guru TPA, dan guru ngaji,” paparnya.

 

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Tangsel Fraksi Golkar Dapil Serpong Utara, Piter Abdul Karim mengapresiasi pelaksanaan Safari Ramadan perdana yang digelar di Masjid Jami Al-Ikhlas.

 

“Alhamdulillah, tahun ini kembali berjalan program Safari Ramadan bersama Wali Kota dan jajaran Pemkot Tangsel. Ini menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi kami,” ujarnya.

 

Menurutnya, kehadiran Wali Kota dan jajaran Pemkot menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan sarana ibadah di tengah masyarakat.

 

“Safari Ramadan ini bukan hanya membawa pesan religius, tetapi juga semangat pembangunan dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” tandasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit