Kesbangpol Pandeglang Wanti-wanti Dampak Geopolitik Terhadap Ekonomi
Diskusi Bersama Pelaku Usaha & Wartawan
PANDEGLANG - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pandeglang, mewanti-wanti (peringatan) dampak kondisi ketegangan geopolitik global saat ini terhadap ekonomi.
Sebab, dinilai ketegangan geopolitik global, seperti konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, bakal sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi di Indonesia khususnya di wilayah Kabupaten Pandeglang.
Atas kondisi itulah, pihak Kesbangpol telah menggandeng Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Pandeglang, dan Pokja Wartawan (Porwan) Pandeglang, melakukan diskusi bersama para pelaku usaha, tentang ketahanan ekonomi yang mengusung tema pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) guna mendukung program unggulan Bupati Pandeglang, Bangga Kuliner Lokal (Bakul), di acara Bazar Ramadan Kadaharan Buka Puasa di Jalan Kesehatan, Selasa (10/3).
Kepala Kesbangpol Pandeglang, Muklis Arifin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan sosialisasi ketahanan ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
“Melalui kegiatan ini kami mendorong penguatan peran UMKM sekaligus mendukung program Bakul agar pelaku usaha kecil bisa terus berkembang,” kata Muklis, Selasa (10/3).
Menurutnya, kondisi geopolitik global dapat berdampak pada perekonomian, sehingga masyarakat perlu memperkuat ketahanan ekonomi agar lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan ke depan.
Sementara itu, Pengawas Koperasi dan UMKM DKUPP Pandeglang, Doni Romdoni, menekankan pentingnya kesiapan pelaku UMKM dalam mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga bahan baku.
“Pelaku UMKM harus mulai mencari alternatif bahan baku dan berinovasi dalam proses produksi agar usaha tetap berjalan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pelaku usaha agar menyesuaikan jumlah produksi dengan permintaan pasar serta memperhatikan kemasan produk agar lebih menarik bagi konsumen.
Menurut Doni, DKUPP Pandeglang terus melakukan berbagai program pemberdayaan UMKM, mulai dari pelatihan manajemen keuangan, digitalisasi pemasaran, hingga penggunaan QRIS untuk memperluas pasar.
“Harapannya produktivitas pelaku UMKM meningkat dan mampu memperkuat perekonomian masyarakat,” tandasnya.
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Internasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu



