TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

Harga Tiket Bus Naik 20 Persen, Warga Pilih Mudik Lebih Awal

Oleh: dra/rmn
Editor: Redaksi
Kamis, 12 Maret 2026 | 07:30 WIB
Sekretaris Dishub Kota Tangsel, Yanuar saat menempel sticker ke bus yang dinyatakan bus lolos ramp check di Terminal Pondok Cabe, Rabu (11/3).
Sekretaris Dishub Kota Tangsel, Yanuar saat menempel sticker ke bus yang dinyatakan bus lolos ramp check di Terminal Pondok Cabe, Rabu (11/3).

CIPUTAT-Jelang mudik Lebaran 2026, harga tiket bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengalami kenaikan. Peningkatan harga tersebut terjadi seiring meningkatnya permintaan masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman lebih awal.

 

 Kenaikan harga tiket bus rata-rata mencapai sekitar 20 persen dibandingkan hari biasa. Selain harga yang mulai merangkak naik, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Tangsel juga mulai menunjukkan peningkatan dalam beberapa hari terakhir.

 

 Salah seorang agen Perusahaan Otobus (PO) di Terminal bayangan Ciputat, Dadang mengatakan, kenaikan harga tiket sudah mulai terjadi sejak awal pekan ini. Kondisi tersebut dinilai sebagai hal yang biasa menjelang momentum mudik Lebaran.

 

 Ia menjelaskan, kenaikan harga tiket saat ini masih tergolong bertahap. Beberapa rute perjalanan mulai mengalami penyesuaian tarif meskipun belum mencapai puncak harga seperti yang biasanya terjadi mendekati hari raya.

 

 “Harga tiket sudah mulai naik sekitar Rp 30.000. Misalnya tujuan Wonosobo, yang sebelumnya Rp 150.000 sekarang Rp 180.000,” kata Dadang saat ditemui di Terminal bayangan Ciputat, Selasa (10/3).

 

 Menurut Dadang, kenaikan harga tiket diprediksi masih akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan. Biasanya, tarif tiket akan kembali melonjak ketika mendekati puncak arus mudik Lebaran.

 

Ia memperkirakan, kenaikan berikutnya akan mulai terjadi pada sekitar tanggal 17 hingga 19 Maret 2026. Pada periode tersebut, permintaan tiket biasanya meningkat cukup signifikan.

 

 Selain kenaikan harga, aktivitas penumpang di Terminal bayangan Ciputat juga mulai terlihat lebih ramai dibandingkan hari-hari biasa. Sejumlah calon pemudik terlihat sudah mulai memesan tiket atau langsung berangkat menuju berbagai daerah di Pulau Jawa.

 

 Dadang menyebut, beberapa tujuan yang paling banyak diminati pemudik dari wilayah Tangsel antara lain Semarang, Wonosobo, Kebumen, Gunung Kidul, Yogyakarta, dan Surakarta.

 

Salah seorang pemudik asal Serpong, Sri mengaku, sengaja memilih mudik lebih awal untuk menghindari kepadatan penumpang yang biasanya terjadi menjelang hari raya. Menurutnya, mudik lebih cepat membuat perjalanan terasa lebih nyaman. “Kalau mudik sekarang kan tidak rebutan dan tidak desak-desakan dengan penumpang lain,” ujar Sri.

 

 Ia juga menjelaskan, bahwa keputusan mudik lebih awal bisa dilakukan karena kedua anaknya yang masih bersekolah sudah mulai memasuki masa libur. Hal tersebut membuat keluarganya lebih leluasa menentukan waktu keberangkatan.

 

 Hal senada disampaikan pemudik asal Pamulang, Sogiri. Ia bersama istri dan ketiga anaknya memutuskan berangkat lebih awal menuju kampung halaman di Kebumen, Jawa Tengah dengan menumpangi bus. 

 

 Menurut Sogiri, selain untuk menghindari kepadatan penumpang, mudik lebih awal juga menjadi pilihan karena harga tiket saat ini dinilai belum terlalu tinggi dibandingkan jika mendekati Lebaran.

 

 “Kalau sekarang kan harga tiket naiknya masih belum terlalu tinggi, dan di dalam bus juga masih cukup longgar,” pungkasnya.

 

135 Bus Di Terminal Pondok Cabe Jalani Ramp Check, Hanya 34 Unit Lolos Uji

 

Sejumlah bus yang beroperasi di Terminal Pondok Cabe, Pamulang menjalani pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check. Pemeriksaan dilakukan menjelang arus mudik Lebaran untuk memastikan armada yang digunakan masyarakat dalam kondisi aman dan laik jalan.

 

 Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangsel, Yanuar mengatakan, ramp check merupakan langkah antisipasi untuk menjamin keselamatan penumpang selama perjalanan mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

 

“Ramp check ini penting untuk memastikan kendaraan yang akan digunakan masyarakat mudik benar-benar layak jalan. Jadi kita cek kondisi kendaraan maupun kelengkapan administrasinya,” ujar Yanuar, Rabu (11/3).

 

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mengecek berbagai komponen kendaraan, mulai dari kondisi ban, lampu, mesin, hingga sistem gas. Kendaraan yang dinyatakan memenuhi standar keselamatan langsung diberikan stiker sebagai tanda lulus uji kelayakan.

 

“Bus yang sudah memenuhi persyaratan kita berikan stiker. Artinya kendaraan tersebut sudah lulus ramp check,” jelasnya.

 

Namun, tidak semua kendaraan yang diperiksa dinyatakan lolos. Dari serangkaian tes yang telah dilakukan sebelumnya, dari total 135 kendaraan yang telah diperiksa Dishub Tangsel, baru 34 unit yang dinyatakan lulus dan diberikan stiker kelayakan.

 

 “Sebanyak 135 kendaraan sudah kita cek. Dari jumlah itu baru 34 yang kita berikan stiker. Sisanya belum karena ada yang administrasinya belum lengkap,” terangnya.

 Dalam pemeriksaan yang dilakukan di Terminal Pondok Cabe, petugas juga menemukan sejumlah temuan teknis pada kendaraan. Salah satunya lampu dekat sebelah kiri pada salah satu bus yang tidak berfungsi.

 

 “Temuan hari ini ada satu kendaraan lampu dekat sebelah kirinya mati. Kemudian ada bus dari Prima Jasa yang kursinya berlebih. Dari kapasitas 46 kursi menjadi 56 kursi,” ungkap Yanuar.

 

 Menurutnya, kendaraan yang belum memenuhi syarat diminta segera melakukan perbaikan sebelum diizinkan kembali beroperasi.

 

 “Yang lampunya mati harus segera diganti. Sedangkan yang kursinya berlebih harus dikurangi sesuai kapasitasnya,” tegasnya.

 

 Dishub Tangsel masih memberikan waktu kepada operator bus untuk melengkapi kekurangan tersebut. Sebab, keberangkatan arus mudik dari wilayah Tangsel diperkirakan baru dimulai pada 14 Maret mendatang. “Masih ada waktu untuk memperbaiki karena arus mudik di Tangsel diperkirakan mulai tanggal 14 Maret,” pungkasnya.

Komentar:
ePaper Edisi 12 Maret 2026
Berita Populer
03
SIM Keliling Tangerang Kota Selasa 10 Maret 2026

Pos Tangerang | 2 hari yang lalu

05
Pasar Tradisional Rawan Peredaran Uang Palsu

TangselCity | 2 hari yang lalu

06
Kurir & Pengemudi Online Wajib Dapat BHR

TangselCity | 2 hari yang lalu

08
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit