Antrean Gilimanuk Mengular 32 Km, Belasan Pemudik Pingsan
BALI – Kemacetan parah terjadi di jalur Denpasar–Gilimanuk, Kabupaten Jembrana. Antrean kendaraan menuju pelabuhan mengular hingga 32 kilometer, membuat sedikitnya 17 pemudik pingsan akibat kelelahan dan panas ekstrem, Minggu (15/3/2026).
Mayoritas korban merupakan pengendara sepeda motor yang terjebak antrean hingga belasan jam. Petugas medis Polres Jembrana menyatakan 16 orang mengalami heat syncope (pingsan akibat panas), sementara satu lainnya mengalami luka robek dan telah mendapat perawatan.
Kepadatan dipicu lonjakan kendaraan menjelang penutupan penyeberangan saat Hari Raya Nyepi. Gubernur Bali Wayan Koster menyebut peningkatan wisatawan domestik dan angkutan logistik memperparah situasi, ditambah kapasitas jalan yang terbatas.
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan langsung mengerahkan langkah darurat. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meningkatkan jumlah kapal menjadi 35 unit dan menerapkan pola percepatan bongkar muat untuk mengurai antrean.
Selain itu, pengaturan lalu lintas diperketat melalui buffer zone dan titik kendali kendaraan sebelum masuk pelabuhan. Meski demikian, antrean kendaraan hingga Senin sore masih terpantau padat.
Pemerintah mengimbau pemudik menjaga kondisi fisik dan mempertimbangkan waktu perjalanan guna menghindari kepadatan ekstrem di jalur penyeberangan Bali–Jawa.
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu







