Minta Gedung Pemuda, KNPI Datangi Pimpinan Dewan
SETU-Wacana pembangunan gedung pemuda di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menguat setelah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tangsel menyampaikan aspirasi langsung ke DPRD, Kamis (9/4).
Dalam audiensi tersebut, jajaran pengurus KNPI Tangsel diterima Ketua DPRD Tangsel Abdul Rasyid bersama Wakil Ketua DPRD M. Yusuf. Pertemuan itu menjadi momentum penting untuk mendorong keberpihakan kebijakan terhadap pengembangan ruang dan ekosistem kepemudaan.
Ketua DPRD Tangsel, Abdul Rasyid menyatakan, dukungannya terhadap gagasan penguatan ruang partisipasi pemuda, termasuk melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemuda.
Menurutnya, forum tersebut tidak cukup hanya dilakukan secara seremonial atau terbatas di level kota, melainkan harus menjangkau hingga ke tingkat paling bawah.
“Saya mendukung adanya ruang partisipasi pemuda seperti Musrenbang Pemuda. Tapi pelaksanaannya harus menyentuh hingga tingkat kecamatan bahkan lingkungan terkecil agar benar-benar berdampak,” ujarnya.
Ia juga menekankan, pentingnya penyusunan kajian yang konkret dan terukur sebagai dasar dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Tangsel.
“Kajian yang dibuat harus konstruktif dan bisa menjadi dasar kebijakan. RKPD harus kita dorong agar benar-benar menjadi instrumen peningkatan IPP,” tambahnya.
Sementara, Wakil Ketua DPRD Tangsel M. Yusuf menyoroti peran Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) yang dinilai perlu melakukan transformasi pendekatan dalam pembinaan kepemudaan.
Ia berharap, ke depan Dispora tidak hanya berfokus pada sektor olahraga, tetapi mampu menjangkau berbagai spektrum aktivitas dan potensi pemuda lainnya.
“Ke depan Dispora harus lebih inklusif, tidak hanya fokus pada atlet atau olahraga. Banyak sektor pemuda lain yang juga perlu mendapat perhatian,” kata Yusuf.
Ketua DPD KNPI Tangsel, Sopian Hadi Permana menegaskan, bahwa kebutuhan akan gedung pemuda bukan sekadar soal infrastruktur, melainkan menyangkut arah dan masa depan gerakan pemuda di kota tersebut.
Menurutnya, selama ini pemerintah terkesan lamban dengan alasan administratif dan kajian yang tidak kunjung selesai. “Gedung pemuda itu bukan hanya bangunan fisik, tapi pusat aktivitas dan kolaborasi. Tempat bagi pemuda untuk merancang ide, karya, dan agenda besar,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya keberanian pemerintah dalam mengambil keputusan strategis. “Yang dibutuhkan saat ini bukan lagi kajian tanpa ujung, tapi kemauan politik yang jelas dari pemangku kebijakan, khususnya dari pimpinan Dispora ke depan,” pungkasnya.
Dorongan pembangunan gedung pemuda ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam menciptakan ruang kolaboratif yang mampu menampung aspirasi, kreativitas, serta potensi generasi muda di Tangsel.
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Opini | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu


