TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Kurangi Beban Pendidikan, Pemkot Tangsel Siapkan Seragam Gratis bagi Siswa Baru SD-SMP Negeri

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Kamis, 04 Juni 2026 | 20:58 WIB
Potret siswa di SDN Babakan 1 ketika pulang sekolah. (tangselpos.id/rmn)
Potret siswa di SDN Babakan 1 ketika pulang sekolah. (tangselpos.id/rmn)

SETU – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai merealisasikan program bantuan seragam gratis bagi siswa baru sekolah negeri. Kebijakan tersebut disiapkan untuk membantu meringankan beban pengeluaran orang tua saat memasuki tahun ajaran baru 2026/2027.

 

Program bantuan itu akan diberikan kepada siswa kelas 1 dan kelas 4 SD negeri serta siswa kelas 7 SMP negeri. Seragam yang disediakan berupa seragam batik dan pakaian olahraga yang pendanaannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui skema Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) Kota Tangsel.

 

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan, program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam memberikan dukungan kepada masyarakat di tengah berbagai kebutuhan pendidikan yang harus dipenuhi orang tua.

 

“Tahun ini Tangsel mulai menganggarkan bantuan seragam sekolah. Tahap awal untuk siswa kelas 1 SD, kelas 4 SD, dan kelas 7 SMP. Yang diberikan adalah seragam batik dan baju olahraga,” ujar Pilar saat meninjau SDN Babakan 1, Setu, Kamis (4/6).

 

Menurutnya, bantuan tersebut diberikan secara bertahap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Pemkot memilih memulai dari seragam batik dan olahraga yang dinilai cukup membantu mengurangi biaya yang harus dikeluarkan orang tua saat anak memasuki jenjang pendidikan baru.

 

“Harapannya tentu bisa semuanya. Tapi kita mulai dulu secara bertahap yang penting dapat membantu dan meringankan orang tua,” katanya.

 

Pilar mengungkapkan, selama ini pihaknya kerap menerima masukan dari masyarakat terkait biaya perlengkapan sekolah yang masih menjadi beban meski pendidikan di sekolah negeri tidak dipungut biaya.

 

Karena itu, kata dia, pemerintah hadir memberikan solusi melalui bantuan seragam gratis. Terlebih, kondisi ekonomi sebagian masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan sehingga membutuhkan dukungan dari pemerintah.

 

“Banyak orang tua yang menyampaikan soal kebutuhan seragam sekolah. Kami melihat kondisi ekonomi masyarakat yang beragam, sehingga pemerintah hadir memberikan perhatian agar mereka merasa lebih terbantu,” ungkapnya.

 

Ia menegaskan, sektor pendidikan tetap menjadi prioritas dalam pembangunan daerah meski pemerintah juga harus memenuhi kebutuhan anggaran untuk infrastruktur, kesehatan, hingga pelayanan publik lainnya.

 

“Pendidikan tetap menjadi nomor satu untuk anak-anak kita. Karena itu kami berupaya terus menghadirkan program yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tegas Pilar.

 

Bantuan seragam gratis tersebut akan mulai didistribusikan menjelang tahun ajaran baru yang dimulai pada Juli mendatang. Saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel tengah mempersiapkan proses pelaksanaannya.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Deden Deni menjelaskan, seragam yang diberikan merupakan seragam khas sekolah berupa batik dan pakaian olahraga.

 

“Untuk seragam batik akan dibuat seragam sebagai identitas sekolah di Kota Tangerang Selatan. Jadi seluruh sekolah menggunakan desain yang sama,” jelas Deden.

 

Melalui program tersebut, Pemkot Tangsel berharap kebutuhan perlengkapan sekolah siswa dapat lebih terpenuhi sekaligus membantu mengurangi beban biaya pendidikan yang ditanggung orang tua pada awal tahun ajaran baru.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit