TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Ronaldo Belum Habis! Cetak Dua Gol ke Gawang Uzbekistan, Ukir Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026

Reporter: Farhan
Editor: AY
Kamis, 25 Juni 2026 | 06:42 WIB
Bomber Timnas Portugal Cristiano Ronaldo. Foto : Ist
Bomber Timnas Portugal Cristiano Ronaldo. Foto : Ist

AS — Cristiano Ronaldo kembali membuktikan dirinya belum kehilangan sentuhan sebagai salah satu pesepak bola terbaik dunia. Kapten Portugal itu tampil gemilang dengan mencetak dua gol saat membawa Portugal menghancurkan Uzbekistan 5-0 pada laga penyisihan Grup K Piala Dunia 2026 di Stadion Houston, Rabu (24/6/2026) dini hari WIB.


Selebrasi penuh emosi pun ditunjukkan Ronaldo seusai pertandingan. Saat kamera menyorotnya, megabintang berusia 41 tahun tersebut meneriakkan, “I’m back. I’m back.”


Dwigol yang dicetak Ronaldo bukan hanya memastikan tiga poin penting bagi Portugal, tetapi juga mengantar sang kapten mencatat sejarah baru di panggung sepak bola dunia.


Ronaldo kini menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia secara beruntun sejak debutnya pada 2006.


Tak berhenti di situ, koleksi golnya di ajang Piala Dunia kini mencapai 10 gol dan melewati rekor legenda Portugal, Eusebio, yang sebelumnya mengoleksi sembilan gol.


Kemenangan meyakinkan Portugal hadir di tengah tekanan besar yang sempat menghantam skuad asuhan Roberto Martinez. Penampilan yang belum konsisten di awal turnamen membuat kritik deras mengarah kepada tim, terutama kepada Ronaldo dan sang pelatih.


“Itu pekan yang sangat sulit. Opini publik sangat keras terhadap semua pemain, terutama saya dan pelatih,” ujar Ronaldo usai pertandingan.


Namun, pemain berjuluk CR7 itu mengaku tidak terlalu memikirkan kritik yang datang. Baginya, tekanan dan sorotan publik sudah menjadi bagian dari perjalanan panjangnya selama lebih dari dua dekade berkarier di level tertinggi.


Menurut Ronaldo, dalam sepak bola pujian dan kritik adalah hal yang selalu berjalan beriringan. Ketika tim menang, pujian datang. Saat hasil mengecewakan, kritik pun tak terhindarkan.


Performa impresif Ronaldo kembali memunculkan wacana duel klasik melawan Lionel Messi di fase gugur Piala Dunia 2026.


Argentina sudah memastikan diri lolos sebagai juara Grup J, sementara posisi akhir Portugal di Grup K masih akan menentukan jalur mereka di babak berikutnya.


Jika skenario mempertemukan keduanya menjadi kenyataan, publik sepak bola dunia berpotensi kembali menyaksikan salah satu rivalitas terbesar sepanjang sejarah—Ronaldo versus Messi—di panggung Piala Dunia.
Menanggapi kemungkinan tersebut, Ronaldo memilih santai.


“Saya tidak tahu harus menjawab apa karena pertanyaan itu tidak masuk akal, tapi itu akan sangat hebat,” kata Ronaldo.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit