TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Listrik Kembali Normal, PLN Akhiri Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa

Reporter: Farhan
Editor: AY
Kamis, 25 Juni 2026 | 08:21 WIB
Ilustrasi. Foto : Ist
Ilustrasi. Foto : Ist

JAKARTA — Masyarakat akhirnya bisa bernapas lega. Setelah hampir dua pekan menghadapi pemadaman listrik bergilir, PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di berbagai wilayah telah kembali normal dan kebijakan pemadaman bergilir resmi dihentikan.


Pemulihan dilakukan setelah PLN menyelesaikan penanganan gangguan pada sejumlah pembangkit yang sebelumnya mengganggu sistem kelistrikan di Pulau Jawa. Wilayah yang terdampak antara lain Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), hingga Jawa Timur.


Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Krisantus H. Setyawan, memastikan seluruh pelanggan kembali menikmati layanan listrik secara normal. Proses pemulihan sistem disebut telah rampung sejak Sabtu (20/6/2026) malam.


“Pemberitahuan jadwal manajemen beban yang sebelumnya disampaikan sudah tidak berlaku,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (24/6/2026).


Berakhirnya pemadaman bergilir menjadi kabar baik bagi masyarakat dan pelaku usaha yang selama beberapa waktu terakhir harus menyesuaikan aktivitas akibat gangguan pasokan listrik. PLN memastikan kondisi sistem kini telah stabil dan tidak lagi memerlukan pengaturan beban.


PLN juga menyampaikan apresiasi kepada pelanggan atas dukungan dan kesabaran selama proses penanganan gangguan berlangsung.


Sebagai langkah antisipasi, perusahaan berkomitmen memperkuat keandalan sistem melalui peningkatan infrastruktur, kesiapan pasokan energi, serta optimalisasi operasional agar kejadian serupa tidak terulang.


Pemulihan serupa juga telah dilakukan di Banten, Jawa Timur, serta wilayah Jawa Tengah dan DIY yang sebelumnya mengalami gangguan akibat kendala teknis pada pembangkit listrik.


Sementara itu, Pemerintah mengungkap tiga faktor utama penyebab gangguan pasokan listrik. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyebut penyebab pertama berasal dari gangguan teknis pada PLTU.


Selain itu, ditemukan kendala pada pasokan batu bara berkalori menengah yang dibutuhkan untuk proses pencampuran (blending) di sejumlah pembangkit. Faktor terakhir adalah kebutuhan percepatan program pemeliharaan (maintenance) guna menjaga keandalan sistem.


Pemerintah meminta PLN segera memperkuat langkah perawatan dan memastikan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat tetap stabil dan berkelanjutan.


Sebelumnya, Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pemadaman bergilir yang sempat terjadi.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit