16 Motor Operasional Damkar Diserahkan
TANGERANG–Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat kesiapsiagaan bencana dengan menyerahkan 16 unit sepeda motor operasional Damkar, 440 alat pemadam api ringan (APAR), serta 20 paket perlengkapan Kelurahan Tangguh Bencana kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kecamatan, dan kelurahan.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin usai memimpin apel bersama jajaran BPBD yang diikuti para camat dan lurah di Kantor BPBD Kota Tangerang, Selasa (4/8) bertempat di Kantor BPBD Kota Tangerang, Jalan Daan Mogot.
Sachrudin mengatakan, penguatan sarana dan prasarana tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan hingga tingkat lingkungan masyarakat. “Kita tidak bisa mengatasi persoalan kebencanaan sendirian. Harus ada keterlibatan dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, kami terus meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan melalui pelatihan bagi personel BPBD, Damkar, UPT, pos, hingga masyarakat melalui program Kelurahan Tangguh Bencana,” ujar Sachrudin.
Selain memperkuat kapasitas personel, Pemkot Tangerang juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat melalui program BPBD Keliling yang menyasar setiap kelurahan. Program tersebut berisi sosialisasi dan pelatihan menghadapi berbagai potensi bencana, mulai dari banjir, kebakaran, hingga penanganan satwa liar seperti ular.
Menurut Sachrudin, kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting karena bencana dapat terjadi kapan saja tanpa dapat diprediksi. Sementara terkait rencana pemisahan organisasi BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Sachrudin menyebut prosesnya masih berada pada tahap kajian. “Insya Allah ini akan menambah efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Tujuannya bagaimana pelayanan bisa lebih baik, efektif, dan efisien,” katanya.
Ia juga berpesan kepada seluruh personel BPBD dan Damkar agar menjaga serta memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan secara optimal untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat. “Kami juga mengajak media dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama melakukan edukasi kebencanaan.
Semangatnya adalah kebersamaan membangun Kota Tangerang, karena kota ini adalah rumah kita bersama yang harus dijaga keamanan, kenyamanan, ketertiban, keindahan, dan kelestariannya,” ujarnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar menjelaskan, 16 unit sepeda motor operasional akan ditempatkan untuk mendukung mobilitas petugas agar mampu menjangkau lokasi kejadian secara lebih cepat, terutama di kawasan permukiman dengan akses jalan sempit.
“Motor ini menjadi bagian penting untuk mempercepat response time petugas. Banyak kejadian yang lokasinya berada di gang-gang sempit sehingga tidak dapat dijangkau kendaraan besar. Dengan motor, petugas bisa lebih cepat tiba di lokasi sekaligus memberikan informasi awal mengenai kondisi di lapangan,” kata Mahdiar.
Selain kendaraan operasional, BPBD juga menyerahkan satu set perlengkapan Kelurahan Tangguh Bencana kepada 20 kelurahan yang telah menyelesaikan program sosialisasi kebencanaan. Paket tersebut terdiri atas rompi pelampung (life jacket), handy talky (HT), sepatu bot, jas hujan, serta perlengkapan dasar penanggulangan bencana lainnya.
Adapun 440 APAR akan didistribusikan kepada masyarakat melalui kecamatan. Penempatan APAR tersebut diharapkan mampu menjadi langkah penanganan awal apabila terjadi kebakaran berskala kecil sebelum petugas tiba di lokasi. “Kalau api masih kecil, masyarakat diharapkan bisa melakukan pemadaman awal menggunakan APAR. Namun apabila sudah membesar, petugas kami siap melakukan penanganan lebih lanjut,” ujar Mahdiar.
Ia menambahkan, kendaraan roda dua yang diserahkan saat ini belum dilengkapi perangkat pemadam khusus seperti motor pemadam berkapasitas besar. Menurutnya, BPBD memilih kendaraan standar yang dilengkapi perlengkapan dasar karena dinilai lebih efektif dan efisien dari sisi anggaran.
Mahdiar menyebut harga satu unit sepeda motor operasional sekitar Rp45 juta sebelum penambahan perlengkapan pendukung seperti boks penyimpanan dan sirene. Ke depan, BPBD juga akan terus memperkuat sistem penanggulangan kebakaran melalui penambahan hidran kota agar proses pemadaman dapat berlangsung lebih efektif meski kapasitas air pada kendaraan tangki terbatas.
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu



