Polres Tangsel Latih Pelajar SMK TI PGRI 11 Serpong Cara Manfaatkan AI
SERPONG-Tim Trainer Satbinmas, Polres Tangsel menggelar pelatihan Program Paham Artificial Intelligence (AI) bagi para pelajar SMK TI PGRI 11 Serpong pada Senin (28/9)?
Pelatihan dimulai sekitar pukul 08:00 WIB dan dipimpin Kanit Binmas Polres Tangsel, Ipda Harimas. Sebanyak 74 siswa dan siswi mengikuti kegiatan tersebut bersama sejumlah guru serta personel kepolisian yang tergabung dalam tim trainer.
Program ini menjadi bagian dari edukasi kepolisian kepada pelajar di tengah semakin luasnya pemanfaatan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari.
Para peserta tidak hanya diperkenalkan dengan teknologi AI, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai cara memanfaatkan kecerdasan buatan secara tepat sesuai kebutuhan.
Sejumlah materi disampaikan selama pelatihan, mulai dari pengenalan AI hingga pemanfaatan kecerdasan buatan itu secara etis. Materi tersebut diberikan agar para pelajar memahami peluang sekaligus risiko yang muncul dari perkembangan teknologi tersebut.
Aspek keamanan digital turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Para siswa mendapatkan edukasi mengenai pentingnya melindungi data pribadi ketika menggunakan berbagai layanan berbasis teknologi AI.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan teknik membuat AI Prompt. Materi ini diberikan untuk membantu pelajar memahami cara menyusun perintah yang tepat agar dapat berinteraksi dengan sistem AI secara lebih efektif.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diperkenalkan dengan website Senopati Academy. Platform tersebut menjadi salah satu sarana yang dikenalkan untuk memperluas wawasan dan pengetahuan peserta mengenai pemanfaatan teknologi digital.
Kanit Binmas Polres Tangsel, Ipda Harimas mengatakan, pemahaman mengenai AI penting diberikan kepada pelajar sejak dini. Menurutnya, perkembangan teknologi harus diikuti dengan pengetahuan mengenai etika dan keamanan penggunaannya.
“Kami berharap melalui pelatihan ini para siswa dapat memanfaatkan teknologi AI secara positif, menjaga data pribadi, serta menggunakan kecerdasan buatan sebagai sarana untuk mendukung proses belajar dan mengembangkan kreativitas,” ujar Harimas.
Ia menilai, kemampuan memahami teknologi menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi perubahan di era digital. Namun, pemanfaatannya tetap perlu disertai sikap bijak agar teknologi tidak digunakan secara sembarangan.
"Melalui kegiatan ini, Polres Tangsel berharap para pelajar dapat menjadi pengguna teknologi yang lebih kritis dan bertanggung jawab. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan belajar maupun aktivitas digital lainnya," katanya.
Harimas mengatakan, pelatihan Program Paham AI juga menjadi bagian dari pendekatan edukatif kepolisian kepada kalangan pelajar. Selain memberikan pemahaman teknologi, kegiatan tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran mengenai keamanan data dan etika di ruang digital.
Dengan pemahaman yang lebih baik, para pelajar diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi AI, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk menunjang pendidikan, menggali kreativitas, dan menghasilkan kegiatan positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Olahraga | 1 hari yang lalu
Internasional | 20 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 22 jam yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu




