TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.891 per Dolar AS

Reporter: Farhan
Editor: AY
Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:11 WIB
Ikustrasi. Foto : Ist
Ikustrasi. Foto : Ist

SERPONG - Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Rabu (7/10/2026) dengan penguatan tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah dibuka naik 0,04 persen ke level Rp17.891 per dolar AS, dari posisi penutupan sebelumnya Rp17.899 per dolar AS.


Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS pagi ini cenderung beragam. Yen Jepang melemah 0,17 persen, sementara won Korea Selatan menguat 0,20 persen. Baht Thailand turun 0,15 persen, sedangkan dolar Singapura menguat 0,13 persen.


Di pasar global, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap sejumlah mata uang utama naik 0,20 persen ke level 101,80.


Sementara itu, rupiah bergerak beragam terhadap mata uang utama lainnya. Rupiah melemah 0,05 persen terhadap poundsterling Inggris ke Rp23.718 dan turun 0,09 persen terhadap dolar Australia menjadi Rp12.485. Terhadap euro, rupiah stagnan di level Rp19.491.


Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, pergerakan rupiah masih dibayangi perkembangan konflik di Timur Tengah. Eskalasi konflik berpotensi memengaruhi harga minyak dunia dan ikut menentukan arah pergerakan mata uang.


"Selain itu, pasar menantikan rilis risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) untuk periode September pada Rabu serta data klaim awal tunjangan pengangguran pada Kamis," ujar Ibrahim dalam riset hariannya, Rabu (7/10/2026).


Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari proyeksi Bank Dunia yang memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh 5,2 persen pada 2026. Proyeksi tersebut naik 0,5 poin persentase dari perkiraan sebelumnya.


Menurut Ibrahim, aktivitas ekonomi domestik masih ditopang peningkatan program prioritas pemerintah, investasi yang terhubung dengan negara, serta besarnya subsidi energi.


Meski demikian, pergerakan rupiah diperkirakan masih fluktuatif sepanjang perdagangan hari ini.


Ibrahim memperkirakan rupiah berada di kisaran Rp17.890 hingga Rp17.940 per dolar AS, dengan peluang kembali mengalami tekanan pelemahan.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit