IDI Banten Baksos Kesehatan di Pandeglang, Bupati Dewi: Kolaborasi Dibutuhkan untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan
PANDEGLANG - Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani menyampaikan terima kasih kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Banten, yang memilih daerahnya untuk dijadikan lokasi Bakti Sosial Kesehatan. Sebab, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri dan dibutuhkan kolaborasi bersama, termasuk organisasi profesi seperti IDI untuk meningkatkan layanan kesehatan.
Sebab, menurutnya dengan luas wilayah yang luas khususnya kawasan selatan, menjadi salah satu tantangan dalam pemerataan pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, kegiatan serupa diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga, terutama masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas dan pelayanan medis.
“Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat melalui penyediaan berbagai layanan medis yang dapat diakses secara langsung oleh warga, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan dalam memperoleh pelayanan kesehatan,” ungkap Bupati Dewi Setiani, saat menghadiri Bakti Sosial Kesehatan yang diselenggarakan oleh IDI Banten di Gedung Perguruan Mathla’ul Anwar Pusat, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Minggu (11/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, IDI Banten memberikan layanan kesehatan gratis berupa skrining talasemia, pengobatan umum, pelayanan dokter spesialis, Cek Kesehatan Gratis (CKG), skrining tuberkulosis (TB), pemeriksaan USG, serta rontgen. Pada kesempatan yang sama, turut dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara IDI Wilayah Banten dan Pengurus Besar Mathla’ul Anwar.
Bupati Dewi Setiani menegaskan, pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, organisasi profesi kesehatan, dan tenaga medis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. “Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh pihak agar pelayanan kesehatan semakin merata dan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Kami juga berharap ada strategi dan inovasi untuk mendukung kesejahteraan para dokter serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Pandeglang,” tambahnya.
Dirinya berharap seluruh dokter dan tenaga kesehatan senantiasa menjaga semangat pengabdian dalam melayani masyarakat. Menurutnya, kegiatan bakti sosial tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima layanan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian dan pengabdian kemanusiaan.
Ketua IDI Wilayah Banten, dr. Mohammad Rifki menjelaskan, kegiatan ini menargetkan sebanyak 600 penerima manfaat, terdiri atas 300 siswa dan 300 warga masyarakat. Menurutnya, pelayanan diberikan oleh dokter umum dan sejumlah dokter spesialis, meliputi spesialis mata, jantung, serta telinga, hidung, dan tenggorokan (THT). Selain itu, tersedia pemeriksaan USG dan rontgen untuk mendukung pelayanan kesehatan yang lebih menyeluruh. “Kami menghadirkan berbagai layanan kesehatan langsung di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat dan para siswa diharapkan dapat memperoleh pemeriksaan serta pelayanan medis sesuai kebutuhan,” jelas Rifki.
Di tempat yang sama, Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, K.H. Jazuli Juwaini menyampaikan, bahwa sektor kesehatan membutuhkan perhatian bersama, terlebih Kabupaten Pandeglang memiliki wilayah yang luas dan masyarakat yang membutuhkan akses pelayanan medis secara memadai.
Ia menegaskan bahwa Mathla’ul Anwar tidak hanya berfokus pada bidang pendidikan, tetapi juga berkomitmen memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. “Mathla’ul Anwar bukan hanya berbicara tentang pendidikan, tetapi juga ingin berkontribusi dalam bidang kesehatan. Kesehatan merupakan modal utama bagi masyarakat untuk menjalankan ibadah dengan baik dan membangun generasi yang kuat. Generasi yang sehat akan memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh menjadi generasi yang unggul,” ungkap Jazuli.
Ia berharap, kegiatan kolaboratif tersebut dapat terus dikembangkan sehingga manfaatnya semakin luas. Ke depan, Mathla’ul Anwar juga berharap dapat berkontribusi lebih besar dalam penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk melalui pengembangan rumah sakit untuk melayani kebutuhan masyarakat.(*)
Kesehatan | 1 hari yang lalu
Opini | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu



