Bedeng Pekerja Kawasan Perumahan di Cipayung Hangus Dilahap Api
CIPUTAT — Kebakaran menghanguskan bedeng pekerja di kawasan perumahan yang masih dalam tahap pembangunan di Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, Rabu (14/10). Api dengan cepat membesar hingga melalap bangunan yang biasa digunakan para pekerja untuk beristirahat dan tidur. Kebakaran tersebut pun sempat menghebohkan warga sekitar.
Divisi Marketing dan Supervisor Ananda Terrace, Rizki mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.50 WIB. Saat itu api mulai membesar menjelang para pekerja hendak kembali beraktivitas setelah istirahat makan siang. Kondisi cuaca yang terik disertai angin membuat api cepat merambat.
Menurutnya, para pekerja sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Mereka mengerahkan tiga selang air untuk menyiram kobaran api, tetapi upaya tersebut tidak mampu mengendalikan kebakaran.
“Kami langsung meminta semua tukang membantu menyiram api. Kami hanya punya tiga selang, tetapi jangkauannya terbatas. Kami berusaha memadamkan api sebisa mungkin sambil menyelamatkan gudang karena di dalamnya ada cat, tiner, dan bahan-bahan yang mudah terbakar,” ungkapnya.
Rizki menjelaskan, bangunan yang terbakar merupakan bedeng yang difungsikan sebagai tempat istirahat sekaligus tidur bagi para pekerja proyek. Saat petugas pemadam kebakaran tiba sekitar pukul 13.28 WIB, kondisi bangunan tersebut sudah hampir seluruhnya terbakar.
Terkait penyebab kebakaran, Rizki menduga api dipicu korsleting listrik. Namun, penyebab pasti kejadian tersebut belum dapat dipastikan.
“Dugaannya korsleting listrik. Kami juga sudah mengecek kepada para pekerja, tetapi tidak ada hal lain yang diketahui. Namun, untuk penyebab pastinya masih perlu dipastikan,” jelasnya.
Selain menghanguskan bedeng, kebakaran turut merusak sejumlah material bangunan yang berada di lokasi. Beberapa di antaranya berupa keramik dan plafon berbahan gipsum yang tidak dapat digunakan kembali. Sementara itu, nilai kerugian masih dalam proses pendataan.
“Untuk kerugian masih kami hitung. Ada beberapa bahan bangunan yang terbakar dan tidak bisa dipakai lagi, termasuk keramik dan plafon gipsum,” katanya.
Sementara itu, Lurah Cipayung, Dini Nurlianti, mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.50 WIB. Setelah menerima informasi, pihak kelurahan bersama sejumlah elemen masyarakat langsung turun ke lokasi untuk membantu penanganan.
“Alhamdulillah, kami dari Kelurahan Cipayung bersama kelompok dan elemen masyarakat langsung turun ke lokasi kejadian. Ada Relawan Kebakaran (Redkar) Cipayung, tim Kampung Tangguh Bencana, Pak RT, Forum RT/RW, serta masyarakat di lingkungan setempat yang ikut membantu,” ujarnya.
Dini menjelaskan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB berkat upaya bersama. Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa. Lokasi kebakaran yang relatif jauh dari permukiman warga juga membantu meminimalkan risiko terhadap lingkungan sekitar.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Sampai saat ini api sudah padam dan penanganan di lokasi juga sudah diselesaikan bersama-sama,” pungkasnya.
Pantauan di lokasi, bangunan bedeng yang terbakar berada di sisi bagian belakang kawasan perumahan tersebut. Di bagian itu, belum ada bangunan rumah yang berdiri.
Selain meratakan bangunan semi permanen tersebut, api juga menghanguskan sejumlah bahan bangunan. Terlihat keramik, plafon, dan lain sebagainya rusak dan hangus terbakar.
TangselCity | 12 jam yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Internasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




