Suroso Isnandar Pimpin PLN, Dituntut Dongkrak Pelayanan
JAKARTA – Suroso Isnandar resmi menjabat Direktur Utama PT PLN (Persero) setelah ditetapkan melalui rapat umum pemegang saham (RUPS), Rabu (14/10/2026) malam. Berbekal pengalaman panjang di internal perusahaan, Suroso diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan listrik sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Suroso menggantikan Darmawan Prasodjo. Pergantian pucuk pimpinan PLN ini mendapat respons positif dari Koordinator Nasional Relawan Listrik untuk Negeri (Re-LUN), H Teuku Yudhistira.
Yudhistira menyampaikan selamat atas penunjukan Suroso. Ia menilai, pengalaman Suroso meniti karier dari internal PLN menjadi modal penting untuk memahami persoalan dan tantangan perusahaan.
“ Suroso adalah murni pegawai PLN yang pastinya sangat memahami denyut nadi perusahaan. Dengan latar belakang pendidikan dan jabatan yang pernah diembannya, beliau sangat memahami energi kelistrikan yang menjadi bisnis inti PLN,” ujar Yudhistira di Jakarta, Rabu (14/10/2026) malam.
Menurutnya, tantangan utama kepemimpinan baru PLN adalah meningkatkan kualitas pelayanan dan menjawab persoalan kelistrikan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat. Dukungan terhadap Suroso, kata dia, harus diwujudkan melalui kinerja nyata, bukan sekadar pergantian kepemimpinan.
Yudhistira juga berharap PLN dapat berperan lebih besar dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, termasuk target pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt-peak (GWp).
Untuk mencapai target tersebut, ia mengajak seluruh insan PLN, baik di perusahaan induk maupun anak usaha, bersinergi mendukung kepemimpinan Suroso. Peningkatan pelayanan dan penguatan kepercayaan publik dinilai harus menjadi bagian dari hasil kerja perusahaan.
Berpengalaman di Operasional hingga Energi Terbarukan
Suroso bukan sosok baru di PLN. Sebelum dipercaya menjadi direktur utama, ia menjabat Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT) berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-159/MBU/06/2025 tertanggal 18 Juni 2025.
Kariernya mencakup sejumlah posisi strategis di bidang operasional ketenagalistrikan, pengaturan beban, teknologi informasi, hingga pengembangan energi terbarukan.
Pada 2019–2021, Suroso menjabat General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi. Ia kemudian memimpin PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali pada 2021–2022.
Pada 2022–2023, ia dipercaya sebagai Kepala Satuan Digital dan Teknologi Informasi pada Direktorat Utama PLN. Pengalaman tersebut menjadi bekal sebelum menangani manajemen proyek dan pengembangan EBT di tingkat direksi.
Suroso juga mengantongi sertifikasi Qualified Risk Governance Professional (QRGP) di bidang tata kelola dan manajemen risiko.
Latar Belakang Teknik Elektro
Lahir di Klaten pada 12 Agustus 1971, Suroso memiliki latar belakang pendidikan teknik elektro dengan spesialisasi sistem tenaga listrik.
Ia meraih gelar sarjana di bidang Power System Engineering dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1994. Pada 1999, ia menyelesaikan pendidikan magister Power System Engineering and Management di University of Abertay. Pada 2025, Suroso meraih gelar doktor di bidang Teknik Elektro dari ITB.
Dengan pengalaman di bidang operasional, pengaturan beban, transformasi digital, manajemen proyek, dan energi terbarukan, Suroso kini menghadapi tantangan besar dalam memimpin PLN.
Selain menjaga keandalan pasokan listrik, ia dituntut memastikan pelayanan semakin baik, kebutuhan energi masyarakat terpenuhi, dan pengembangan energi bersih berjalan seiring dengan ketahanan energi nasional.
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu




