TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Pemkot Tangsel Rekomendasikan Ruko Terdampak Ledakan Pasar Cimanggis Dirobohkan

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Senin, 19 Oktober 2026 | 15:10 WIB
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat meninjau langsung kondisi ruko Pasar Cimanggis pasca-ledakan. Foto : Ist
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat meninjau langsung kondisi ruko Pasar Cimanggis pasca-ledakan. Foto : Ist

CIPUTAT – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) merekomendasikan pembongkaran ruko yang terdampak ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat. Langkah ini dinilai perlu dilakukan untuk mengantisipasi risiko bangunan ambruk akibat kerusakan struktur pascaledakan.

 

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan awal, terdapat sekitar delapan bangunan yang terdampak langsung. Namun, jumlah tersebut masih akan dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh tim penilik bangunan dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Tangsel.

 

“Kalau saya lihat secara kasat mata, memang sudah tidak layak untuk digunakan kembali. Jadi, kemungkinan besar gedung-gedung ini akan segera kita lakukan demolisi atau penghancuran karena berbahaya,” ujar Pilar saat meninjau lokasi, Senin (19/10).

 

Dalam peninjauan tersebut, Pilar didampingi Wakil Ketua DPRD Tangsel, Maria Teresa Suhardja, jajaran Komisi IV DPRD Tangsel, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.

 

Pilar menjelaskan, dari pengamatan awal, ditemukan kerusakan berupa buckling atau perubahan bentuk struktur serta cracking atau retakan pada kolom, balok induk, dan pelat lantai bangunan.

 

Kerusakan tersebut berkaitan dengan tekanan udara tinggi atau overpressure yang timbul saat ledakan terjadi. Kondisi ini dikhawatirkan memengaruhi kekuatan bangunan sehingga berpotensi menimbulkan keruntuhan apabila tidak segera ditangani.

 

“Saya khawatir dengan adanya kegagalan struktur ini akan mengakibatkan bencana berikutnya. Ini yang perlu kita waspadai,” tegasnya.

 

Menurut Pilar, pembongkaran perlu segera dilakukan untuk mencegah risiko bangunan runtuh dan membahayakan warga yang melintas di sekitar lokasi. Apalagi, masih ada potensi orang memasuki bangunan untuk mengambil barang atau material yang tersisa.

 

Pemkot Tangsel akan berkoordinasi dengan perusahaan pemilik ruko untuk membahas langkah pembongkaran. Sebab, kawasan Pasar Cimanggis tersebut masih berstatus milik perusahaan dan belum diserahterimakan menjadi aset daerah.

 

Pilar menyebut, perusahaan dapat melakukan pembongkaran secara mandiri dengan mengikuti standar teknis yang ditetapkan. Namun, jika perusahaan tidak mampu melaksanakannya, Pemkot Tangsel akan mengambil langkah pembongkaran sesuai ketentuan.

 

“Secepat mungkin. Tapi kita akan panggil perusahaan karena ini aset milik perusahaan. Kita juga tidak bisa langsung membongkar. Kita sepakati bersama agar pembongkaran bisa segera dilakukan,” jelasnya.

Foto : Rahman TP

 

Selain mengevaluasi bangunan terdampak, Pemkot Tangsel juga akan memeriksa peruntukan bangunan dan aktivitas usaha di kawasan Pasar Cimanggis. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada gudang berisiko tinggi yang beroperasi tanpa izin sesuai peruntukannya.

 

Pilar mengungkapkan, berdasarkan pengecekan awal, tidak ditemukan izin untuk kegiatan penyimpanan gas berisiko tinggi di lokasi tersebut. Padahal, peruntukan ruko di kawasan itu sebatas perdagangan dan pergudangan biasa.

 

“Kalau untuk industri berisiko tinggi atau pergudangan dengan risiko tinggi, itu tidak diperkenankan di lingkungan Pasar Cimanggis ini,” tegasnya.

 

Ia juga menerima informasi dari pedagang mengenai dugaan adanya ruko lain yang masih berada dalam satu grup kepemilikan dengan lokasi ledakan dan diduga menjalankan kegiatan serupa. Informasi tersebut akan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan lebih lanjut.

 

Jika ditemukan aktivitas penyimpanan gas atau usaha berisiko tinggi yang tidak sesuai dengan perizinan, Pemkot Tangsel akan meminta perusahaan terkait menghentikan kegiatan tersebut.

 

Sementara itu, terkait nasib pedagang yang terdampak, Pilar menyebut kemungkinan relokasi akan dibahas bersama perusahaan pemilik kawasan. Pemkot akan mengupayakan ketersediaan tempat yang aman, baik di area ruko maupun di luar Pasar Cimanggis.

 

“Kalau ada tempat yang memungkinkan, aman, dan sesuai, bisa saja direlokasi. Kita akan panggil perusahaan terkait untuk melihat apakah masih ada ruko kosong yang bisa ditempati pedagang,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit