BGN Awasi Dapur MBG dengan CCTV Berbasis AI
JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui integrasi CCTV berbasis kecerdasan buatan (AI). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengolahan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Kepala BGN Sudaryono mengatakan, sekitar 70 dapur menjadi proyek percontohan pemantauan CCTV yang terhubung langsung ke pusat. Pengawasan mencakup persiapan bahan, proses memasak, kebersihan dapur hingga pencucian wadah makanan.
“Dengan adanya CCTV, kita bisa benahi semua, ketaatan dari SOP, mulai relawannya, kepala dapurnya, kemudian mitra yayasannya,” kata Sudaryono di Jakarta, Senin (19/10/2026).
BGN akan memanfaatkan CCTV yang sudah terpasang agar integrasi sistem tidak memicu pengadaan perangkat baru dalam skala besar. Akses pemantauan juga berpeluang diberikan kepada kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa secara terbatas.
Selain pengawasan dapur, BGN mengevaluasi sistem penyajian prasmanan yang telah diuji coba di 66 SPPG di 10 provinsi. Pemerintah menargetkan perluasan metode ini ke 1.000 hingga 5.000 SPPG pada akhir 2026.
Menurut Sudaryono, uji coba selama sepekan menunjukkan siswa lebih antusias karena makanan disajikan hangat dan mereka bisa menambah porsi jika masih tersedia. Namun, BGN masih mengkaji kebutuhan biaya dan tenaga kerja sebelum memperluas penerapannya.
Pendidikan | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pendidikan | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu




