TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers SinPo

Hingga Malam Ini Air Tak Kunjung Mengalir, Pelanggan PDAM Merasa Kecewa

Laporan: Siti Humaeroh
Kamis, 23 Juni 2022 | 21:23 WIB
Ilustrasi Krisis Air di Tangerang.
Ilustrasi Krisis Air di Tangerang.

TANGERANG - Salah satu warga VP (35) yang tinggal di Komplek Kehakiman, Pengayoman Utara, Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang mengeluhkan bahwa air di rumahnya masih tak kunjung mengalir sampai saat ini, hingga membuat dirinya terpaksa meminta air dari masjid serta membeli air bersih eceran.

“Gaada sama sekali keluar (air), setetes pun ga keluar, saya terpaksa minta air ke masjid karena pakai air tanah, paling juga beli galon air yang gocengan (lima ribu rupiah),” tutur VP saat dihubungi Tangselpos.id, Kamis, (23/6/2022).

VP menyampaikan sejumlah keluhannya kepada pihak PDAM Kota Tangerang yang dinilai kurang gesit dalam memberikan informasi kepada warganya terutama ketika akan terjadi pengurangan volume debit air.

“PDAM kebiasaan kalau ngasih informasi ke pelanggannya itu selalu telat, mungkin di daerah dia atau gimana koordinasinya kurang, tau-tau air sudah mati kita kan juga harus nampung dulu,” lanjutnya.

Dirinya mengungkap bahwa meskipun pihak PDAM sudah memberikan fasilitas mobil tangki gratis untuk pelanggan yang airnya mati. Namun, ia mengaku bahwa sampai saat ini belum ada mobil tangki yang tiba di wilayah kompleknya.

“Kalau manggil (tangki air) si biasanya RT RW cuma memang beberapa warga di sini masih pakai air tanah, terus saya belum pernah ngerasain mobil tangki masuk ke komplek,” tutur VP.

Padahal dirinya mengaku selama ini sudah rajin membayar tagihan air setiap bulannya. Akan tetapi, dirinya merasa kecewa kepada pihak PDAM atas permasalahan yang sering terjadi, lantaran menurutnya air mati ini dalam beberapa bulan terakhir terjadi sekitar 3-4 kali gangguan PDAM.

“Gimana ya kita juga bingung, bayar tiap bulan gaboleh telat, terus kalau telat sedikit juga dapet surat (peringatan) kan, dan alirannya bakal diputus, tapi giliran kaya gini penanganannya lama, padahal air penting buat menunjang aktifitas sehari-hari,” keluh VP.

Untuk itu, VP berharap agar pihak PDAM segera responsif terhadap permasalahan air mati yang terjadi. Selain itu, dirinya meminta agar pihak PDAM lebih informatif kepada pelanggannya, jika ada permasalahan-permasalahan yang akan terjadi terutama ketika adanya masalah air mati.

“Kalau saya ga muluk-muluk, kan pasti harusnya ada plan A, plan B dan lain sebagainya, harapan saya ga muluk-muluk jangan sampe kita keteteran masalah air, jangan sampe mati total, setidaknya jauh-jauh hari dipastikan info itu bener-bener diterima oleh pelanggannya langsung,” tutupnya. 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo