TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers SinPo

Keberagaman Budaya Indonesia pada Pawai Ogoh-ogoh Pura Parahyangan Jagat Guru

Oleh: Mg.Nabil
Minggu, 10 Maret 2024 | 19:00 WIB
Foto : Gema
Foto : Gema

SERPONG - Pura Parahyangan Jagat Guru, menggelar Pawai Ogoh-ogoh dan Pawai Budaya dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Saka 1946/2024 di Rawa Mekar Jaya, Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (10/3/2024).

Pada pawai ini juga tidak hanya menampilkan ogoh-ogoh setinggi 5 meter saja, tetapi juga ada lintas budaya seperti barongsai, Reog Ponorogo, dan ondel-ondel.

Oleh karena itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tangerang Selatan, Fachrudin Zuhri saat membuka acara menyampaikan apresiasinya tentang kerukunan dan keberagaman budaya yang ada pada pawai kali ini.

"Ada ogoh-ogoh, barongsai, Reog Ponorogo, ada pencak silat dan sebagainya. Ini, suatu ketika kita ingin sekali mengatakan, ini lah Indonesia. Ini lah miniatur Indonesia yang nyata," ucap Zuhri.

Zuhri juga berharap seluruh masyarakat di Indonesia, khususnya Tangsel, dapat menjaga dan merawat kerukunan antar budaya, seperti yang terlihat dari pawai ini.

"Saya sampaikan bahwa, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, sudah kami tetapkan sebagai kelurahan sadar kerukunan. Maka saya kira, ini yang harus kita juga rawat, kita harus jaga," tambah Zuhri.

Kemudian, Ketut Miko, seniman yang membuat ornamen ogoh-ogoh menjelaskan, ogoh-ogoh tahun ini tidak dibuat terlalu besar, menyesuaikan dengan kondisi dan situasi di lingkungan sekitar.

"Beratnya si ga berat, cuma pondasinya yang berat. Gak berat dia (ogoh-ogoh), 1 kwintalan lah," jelas Ketut.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo