TangselCity

Ibadah Haji 2024

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers SinPo

Miris, 12 Anak SD Alami Pelecehan Seksual Sesama Jenis

Terjadi Sejak Memasuki Bulan Puasa

Laporan: Idral Mahdi
Selasa, 09 Juli 2024 | 07:15 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

SERPONG-Sebanyak 12 anak di bawah umur yang bermukim di salah satu wilayah di Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, menjadi korban pelecehan seksual sesama jenis. Kasus ini tengah ditangani Polres Tangerang Selatan (Tangsel).

Aksi pelecehan seksual itu dilakukan oleh teman main ke-12 anak tersebut yang berinisial M (13), yang tinggal di pemukiman yang sama. Para korban masih berusia kurang lebih 8 tahun yang rata-rata masih duduk di bangku SD kelas 2 dan 3.

Paman dari salah satu korban, Agam mengatakan, keponakannya yang menjadi korban kebiadaban pelaku terdapat dua orang. Kedua keponakannya masih berusia 8 tahun.

Berdasarkan pengakuan dua korban yang ia terima, aksi pelecehan itu terjadi sejak sebelum hingga memasuki bulan puasa 2024 lalu.

Agam mengungkapkan, salah satu keponakannya mendapatkan perlakuan yang sangat menjijikan dengan dipaksa untuk meminum urine pelaku.

Sedangkan, keponakan yang satunya lagi mendapatkan kekerasan seksual dengan memasukan benda tumpul ke dalam anusnya.

“Dia makan seblak, lalu seblaknya itu dikencingi. terus disuruh minum sama si pelaku," jelasnya

Sementara, Kasie Humas Polres Tangsel, AKP Agil Syahril membenarkan adanya laporan yang masuk dari kasus tersebut.

Saat ini kasus itu sedang dalam penanganan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangsel.

“Benar ada perkara itu kemudian ditangani Unit PPA. Masih dalam proses penyelidikan. Himbauan manakala ada yang merasa jadi korban, silahkan untuk berkoordinasi dengan Unit PPA,”paparnya.

Agil mengungkapkan, saat ini pihaknya telah memanggil beberapa pihak untuk dimintai keterangan untuk proses penyelidikan kepolisian.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo