TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum dan Kriminal

Advertorial

Indeks

Dewan Pers SinPo

Makan Nasi Kucing Pak Kece Dapat "Sallary"

Laporan: MG.i/RMN
Sabtu, 17 September 2022 | 16:43 WIB
Nasi Kucing Pak Kece cabang BSD. (tangselpos.id/mg-1)
Nasi Kucing Pak Kece cabang BSD. (tangselpos.id/mg-1)

SERPONG, Nasi Kucing Pak Kece cabang BSD, masih menjadi bahan pembicaraan yang hangat di kalangan anak muda. Bukan tanpa sebab, para penjual di cabang tersebut seringkali memplesetkan menu-menu makanan yang tersedia dengan bahasa Inggris.

Nasi Kucing yang terletak di sebelah Taman Jajan BSD tersebut, masih ramai dikunjungi para pelanggan setiap harinya, tak jarang mereka sudah mulai kehabisan lauk tidak lama setelah buka. Mulai dari pukul 17.00, mereka sudah siap menyajikan makanannya hingga tengah malam.

Namun siapa sangka, Nasi Kucing Pak Kece ini sudah berdiri sejak 2008 dan memiliki 11 cabang lainnya, seperti yang dijelaskan oleh salah satu penjual, Cahya.

"Ini dari 2008, udah ada cabangnya, di Nuslok ada, Latinos, Ciater, Pamulang, Jalan Raya Serpong juga ada, Bintaro juga ada," ungkap Cahya, Jumat (16/9/2022).

Lauk pauk yang tersedia pun beragam, semua harga di patok sama. Nasi kucing dan sate dijualnya dengan harga Rp3.000 saja, sedangkan gorengan dan bacem seharga Rp1.000.

Meski banyaknya lauk yang tersedia, sate tetelan menjadi lauk favorit para pelanggan di Nasi Kucing Pak Kece.

"Ya paling kalau minum favoritnya susu jahe, kalau makanan itu sate tetelan, semuanya masak sendiri, khas dari Solo," ungkapnya.

Uniknya, Cahya bersama dengan rekan-rekan lainnya, sering memplesetkan nama makanan dengan bahasa Inggris, seperti makanan gajih yang diplesetkan menjadi "sallary", yang berarti gaji.

" Itu buat lucu-lucan aja sebenernya sih, biar menarik dikit begitu," jelasnya.

Aksi lucu-lucuan yang dilakukan Cahya, berhasil mengundang para pelanggan, khususnya anak muda, untuk mendatangi Nasi Kucing Pak Kece.

Ikhlas (22), menjadi tertarik untuk mencicipi hidangan nasi kucing tersebut lantaran rekomendasi para temannya yang menyebutkan aksi lucu tersebut.

"Awalnya tau dari temen-temen sih soalnya bilang nyaranin gara-gara abangnya lucu, suka ngobrol pake bahasa Inggris, " kata Ikhlas.

Menurutnya, hidangan yang tersedia dijual dengan harga yang bersahabat. Makanannya pun bukan makanan berat, sehingga tepat untuk makan ringan "mengganjal" perut.

"Kalo menurut gua worth it sih buat nyantai-nyantai yang gak terlalu kenyang, bukan makan besar tapi enak," jelasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo