TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum dan Kriminal

Advertorial

Indeks

Dewan Pers SinPo

Pemkot Apresiasi Imran, Anak Tangsel Peraih Medali Emas Ajang Robot Internasional

Laporan: MG.i/RMN
Senin, 19 September 2022 | 12:04 WIB
Benyamin memberikan piagam dan uang sejumlah Rp5.000.000 sebagai apresiasi kepada Imran di Ruang Merdeka II Swiss-Bellhotel, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (19/9/2022). (tangselpos.id/mg-1)
Benyamin memberikan piagam dan uang sejumlah Rp5.000.000 sebagai apresiasi kepada Imran di Ruang Merdeka II Swiss-Bellhotel, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (19/9/2022). (tangselpos.id/mg-1)

SERPONG, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, memberikan apresiasi kepada Imran setelah berhasil menyabet medali emas dalam ajang kompetisi International Youth Metaverse Robot Challenge (IYMRC) di Daejeon, Korea pada 5 - 7 Agustus lalu.

Pada kesempatan tersebut, Benyamin memberikan piagam dan uang sejumlah Rp5.000.000 sebagai apresiasi kepada Imran di Ruang Merdeka II Swiss-Bellhotel, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (19/9/2022).

Imran yang merupakan siswa kelas 3 SMP asal Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tangerang Selatan ini, menciptakan robot berbentuk perahu kecil yang dapat menjernihkan air. Namun siapa sangka, robot kecil ini berhasil membawanya menjadi juara.

Melihat pencapaian yang luar biasa tersebut, Pemkot Tangsel mendukung penuh dan akan memprioritaskan Imran dalam menuntut ilmu, seperti yang dikatakan oleh Benyamin Davnie.

“Saya memberikan apresiasi dalam bentuk piagam dan sedikit dalam bentuk uang untuk ya membeli peralatan untuk menciptakan robot-robot yang lain,” kata Benyamin.

“Saya mendorong dia untuk mencari ilmu yang setinggi-tingginya untuk sampai tingkat SMA nanti, mungkin perguruan tinggi, kita ada program 1.000 sarjana, dia mungkin nanti mau kuliah di mana nanti kita programkan, SMA-nya nanti kita koordinasikan dengan tingkat provinsi untuk mendapatkan prioritas,” tambahnya.

Bukan tanpa sebab, Imran menciptakan robot perahu penjernih air ini, dikarenakan ia sering melihat banyaknya air yang sudah tercemar. Terlebih, ide robot perahu ini sudah sudah pernah dilombakan sebelumnya, seperti yang diungkap oleh Imam.

“Karena kan ini penjernih air itu lumayan gampang lah karena udah ada kristal penjernihnya dan udah pernah dilombain sebelumnya, dan bukan pake perahu, pilih ini karena lombanya juga udah deket jadi ya pilih yang ini tinggal dibikin perahunya, diseimbangin di air, udah gitu,” ucap Imran.

Robot penjernih air yang ia buat pun tidak berukuran besar, hanya seukuran beberapa kepalan tangan saja sudah sangat efektif dalam membersihkan air yang tercemar.

“Jadi bikin perahu penjernih air, robotnya berbentuk seperti perahu, jalan di air, kalau misalkan airnya itu kotor bakal diserep sebagian ke tangki, terus di dalam tangki itu dikasih seperti kristal penjernih, nah kristal penjernihnya itu bakal ngejernihin air, kalau udah jernih bakal dibuang, ini kan baru prototype, jadi ya kecil aja, se-dua tangan kali,” jelasnya.

Ternyata, potensi dan bakat yang dimiliki Imran ini sudah terdeteksi sang orang tua, Faisal, sejak Imran duduk di bangku kelas 2 SD. Melihat potensi yang dimiliki, Imran didorong terus oleh sekolah dan orang tua untuk mengikuti beberapa perlombaan lagi yang tentu saja berhasil ia menangkan.

“Ya sebetulnya dari SD kelas 2 dia mau ikut, cuman belum boleh, karena 4 SD baru boleh, jadi sejak kelas 4 ikut pembinaan di sekolah, di SD Muhammadiyah 12 di Pamulang, kemudian liat dia mampu langsung digas tuh suruh ikut lomba-lomba nasional dan internasional, kalau yang nasional udah sering dia menang, udah banyak,” ucap Faisal.

Tanpa butuh waktu lama setelah memenangkan ajang kali ini, Imran langsung menciptakan robot baru yang akan dilombakan secara nasional.

Imran sedang menciptakan robot pendeteksi dan pemadam kebakaran lahan gambut bawah tanah yang ia lombakan di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Harapannya, robot tersebut dapat membawanya ke ajang internasional.

“Yang sekarang lagi on going, lagi dilombakan secara nasional di BRIN itu dia buat robot pendeteksi dan pemadam kebakaran lahan gambut bawah tanah, itu sudah dapat rekomendasi dari Kementerian Kehutanan untuk dibuat dan diuji coba di lapangan dan diproduksi lebih jauh, lagi kita lombakan dulu,” ungkap Faisal.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo