TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

BPBD Evakuasi Warga Jakarta Terdampak Banjir Ke Pengungsian

Reporter: AY
Editor: admin
Jumat, 07 Oktober 2022 | 08:54 WIB
MTsN 19 Pondok Labu salah satu bangunan yang terdampak banjir. (Ist)
MTsN 19 Pondok Labu salah satu bangunan yang terdampak banjir. (Ist)

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bersama tim gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir termasuk di Kalibata, Jakarta Selatan, ke lokasi pengungsian sementara.

"Ada 68 Kepala Keluarga (KK) atau 270 jiwa ke lokasi pengungsian di Kalibata," ujar Kepala Satuan Pelaksana Pengolahan Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Michael Sitanggang di Jakarta, Kamis (6/10).

Michael mengatakan, warga tersebut dievakuasi di Masjid Al Mustaghfirin RT 012/RW 005, Kalibata, Jakarta Selatan.

Berdasarkan data BPBD Jakarta hingga pukul 18.00 WIB, di Kelurahan Kalibata terdapat satu Rukun Tetangga (RT) yang terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar satu meter.

Selain karena curah hujan tinggi, banjir juga disebabkan luapan Kali Krukut. Sebanyak 41 RT di Jakarta termasuk di Kalibata yang terdampak banjir, yakni Kelurahan Pejaten Barat sebanyak dua RT. Banjir ini ketinggian air 80-90 cm karena curah hujan dan luapan saluran penghubung Sarua.

Kemudian di Kelurahan Ragunan sebanyak 12 RT dengan ketinggian air 90 cm dan Kelurahan Jati Padang di tiga RT dengan ketinggian air 70 cm.

Selain itu, Kelurahan Pancoran sebanyak sembilan RT dengan ketinggian air 60 cm karena luapan Kali Krukut. Sedangkan dinKelurahan Pondok Labu ada satu RT dengan ketinggian 50 cm.

Selain itu, Kelurahan Cipete Utara sebanyak tiga RT dengan ketinggian air 1,3 meter karena luapan Kali Krukut dan Kelurahan Tegak Parang ada 10 RT dengan ketinggian air hingga 70 cm juga dipicu curah hujan dan luapan Kali Krukut.

BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk mengawasi kondisi banjir di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan genangan bersama dengan para lurah dan camat setempat. (rm.id)

Komentar:
Pandeglang
Himbauan
ePaper Edisi 30 Maret 2026
Berita Populer
01
Wisatawan Asal Depok Hilang Digulung Ombak

Pos Banten | 3 hari yang lalu

04
SIM Keliling Kota Tangsel Kamis 26 Maret 2026

TangselCity | 3 hari yang lalu

05
06
Kepala BAIS TNI Mundur Usai Kasus Oknum

Nasional | 3 hari yang lalu

07
08
09
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit