TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Alasan Kesehatan, BWF Kabulkan Protected Ranking untuk Gregoria

Reporter: Farhan
Editor: AY
Kamis, 01 Januari 2026 | 19:09 WIB
Atlet tunggal putri Gregoria Mariska. Foto : Ist
Atlet tunggal putri Gregoria Mariska. Foto : Ist

JAKARTA – Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) resmi mengabulkan pengajuan protected ranking bagi tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. Keputusan tersebut mulai berlaku pada 30 Desember 2025, dengan durasi minimal tiga bulan dan maksimal hingga satu tahun.

 

Permohonan protected ranking diajukan oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) sesuai regulasi BWF, menyusul kondisi kesehatan Gregoria yang tengah menjalani pemulihan akibat vertigo.

 

Kondisi medis tersebut mengharuskan atlet berusia 25 tahun itu menjalani perawatan secara bertahap, sehingga tidak dapat mengikuti sejumlah turnamen internasional yang masuk dalam kalender kompetisi BWF.

 

Setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dokumen medis dan administrasi yang diajukan PBSI, BWF akhirnya memberikan persetujuan. Dengan status protected ranking ini, Gregoria tetap berhak menggunakan peringkat dunianya saat mendaftar turnamen BWF setelah dinyatakan siap kembali bertanding.

 

Protected ranking merupakan kebijakan BWF yang bertujuan melindungi posisi peringkat atlet yang harus absen dari kompetisi dalam jangka waktu tertentu karena alasan medis atau kondisi lain yang memenuhi ketentuan federasi dunia.

 

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Eng Hian, menegaskan bahwa pengajuan protected ranking ini semata-mata didasarkan pada pertimbangan kesehatan atlet.

 

“Kami menghormati dan mengapresiasi keputusan BWF yang telah menyetujui permohonan protected ranking bagi Gregoria Mariska Tunjung. Keputusan ini memberikan ruang bagi atlet untuk fokus menjalani pemulihan tanpa harus terbebani oleh konsekuensi terhadap peringkat dunia. PBSI berkomitmen memberikan dukungan penuh agar Gregoria dapat kembali bertanding dalam kondisi terbaik,” ujar Eng Hian.

 

Selama masa pemulihan, PBSI memastikan Gregoria mendapatkan pendampingan menyeluruh dari tim pendukung, mencakup aspek medis, fisik, teknik, hingga psikologis, guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal dan berkelanjutan.

 

PBSI berharap kebijakan protected ranking ini dapat membantu Gregoria menjalani masa pemulihan dengan baik, sehingga kelak mampu kembali memperkuat Indonesia di berbagai ajang internasional sesuai rekomendasi tim pendukung. Dukungan serta doa dari masyarakat pencinta bulu tangkis Tanah Air juga diharapkan mengiringi proses pemulihan atlet andalan tersebut.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit