TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Danantara Bangun 15 Ribu Huntara di Aceh Tamiang, Prabowo Tinjau Langsung

Reporter & Editor : AY
Jumat, 02 Januari 2026 | 09:29 WIB
Presiden Prabowo bersama CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani di lokasi pembangunan Huntara di Aceh Tamiang. Foto : Ist
Presiden Prabowo bersama CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani di lokasi pembangunan Huntara di Aceh Tamiang. Foto : Ist

ACEH – Danantara Indonesia membangun hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Aceh Tamiang. Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pembangunan Huntara tersebut pada 1 Januari 2026.

 

Pembangunan Huntara dimulai 24 Desember 2025 dan dikerjakan secara intensif. Sebanyak 600 unit ditargetkan selesai dan diserahkan kepada Pemerintah Daerah pada 8 Januari 2026. Secara keseluruhan, Danantara menargetkan pembangunan 15.000 unit Huntara dalam tiga bulan ke depan.

 

Huntara dirancang sebagai hunian layak sementara dengan fasilitas dasar lengkap, meliputi struktur aman, air bersih, sanitasi, listrik, layanan kesehatan, serta akses internet. Kawasan ini juga dilengkapi fasilitas umum seperti klinik dan taman bermain untuk mendukung aktivitas warga.

 

Saat peninjauan, Presiden Prabowo menegaskan komitmen negara untuk bergerak cepat meringankan beban masyarakat terdampak. Ia mengapresiasi kerja cepat Danantara dan BUMN dalam menyelesaikan ratusan unit hunian dalam waktu singkat.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyampaikan bahwa pembangunan Huntara merupakan hasil sinergi lintas BUMN dan menjadi bagian penting dari proses pemulihan menuju hunian permanen dan kebangkitan ekonomi masyarakat.

 

Pembangunan tahap awal melibatkan tujuh BUMN Karya di bawah koordinasi Danantara, dengan dukungan PLN untuk listrik, Telkom untuk konektivitas, serta Himbara dan BSI dalam pembiayaan dan logistik.

 

Aceh Tamiang merupakan salah satu wilayah terdampak terparah akibat banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025 yang berdampak pada lebih dari 100 ribu jiwa. Huntara diharapkan menjadi solusi cepat agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman dan bermartabat.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit