Awal Tahun, Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kota Serang
SERANG – Hujan berintensitas ringan yang turun di Kota Serang pada Jumat malam (2/1) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang melaporkan sedikitnya delapan titik terdampak, dengan ratusan rumah warga terendam air.
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, menyampaikan bahwa genangan mulai terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Hingga pukul 23.03 WIB, air masih belum surut di beberapa kawasan permukiman.
“Data sementara mencatat 417 rumah terdampak, dengan total 553 kepala keluarga atau sekitar 1.789 jiwa. Pendataan masih terus kami lakukan karena air belum sepenuhnya surut,” ujar Diat, Jumat malam.
Ia menjelaskan, wilayah terdampak banjir tersebar di Kecamatan Kasemen serta sebagian area Kelurahan Margaluyu. Sejumlah lokasi yang terendam antara lain Link Kroya Lama, Perumahan Puri Keraton, kawasan sekitar Masjid Agung Banten, Link Sukajaya, Komplek Banten, hingga wilayah Kendal.
“Ketinggian air bervariasi, mulai dari 10 sentimeter hingga mencapai 45 sentimeter di beberapa titik. Dampak terparah terjadi di Kelurahan Banten, khususnya di Link Sukajaya dan Komplek Banten,” jelasnya.
Tak hanya permukiman warga, banjir juga menggenangi halaman Masjid Agung Banten serta area pemakaman di sekitarnya. Sementara itu, beberapa wilayah lain seperti Link Baru Bugis dan Jalan Pelelangan Ikan Karangantu masih dalam proses pendataan.
Diat menambahkan, BPBD Kota Serang telah mengerahkan personel dan perlengkapan ke lokasi-lokasi terdampak untuk melakukan pemantauan, evakuasi di sejumlah titik, serta pendataan lanjutan.
“Kami terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau kondisi cuaca, sekaligus melakukan pengawasan di wilayah rawan banjir. Evakuasi warga juga telah dilakukan di beberapa lokasi,” ungkapnya.
BPBD Kota Serang mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
“Kami meminta warga, terutama yang berada di daerah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan. Pengguna jalan juga diimbau berhati-hati, khususnya di wilayah rawan longsor dan pohon tumbang,” pungkas Diat.
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu


