TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Masyarakat Kota Tangerang Diimbau Jaga Jejak Digital

Waspada Manipulasi Foto AI

Reporter & Editor : Redaksi
Selasa, 20 Januari 2026 | 08:00 WIB
Warga Kota Tangerang memanfaatkan alat deteksi gratis untuk mengecek keaslian sebuah gambar, sebagai langkah kewaspadaan manipulasi foto AI.
Warga Kota Tangerang memanfaatkan alat deteksi gratis untuk mengecek keaslian sebuah gambar, sebagai langkah kewaspadaan manipulasi foto AI.

TANGERANG - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang meminta masyarakat untuk mewaspadai tren penyalahgunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang digunakan untuk memanipulasi foto menjadi konten asusila. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya risiko pelanggaran privasi dan pencemaran nama baik melalui rekayasa digital yang semakin sulit dibedakan dengan aslinya.

 

Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Mugiya Wardhany menyampaikan, perkembangan teknologi AI membawa manfaat besar, namun di sisi lain memiliki dampak negatif jika digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk merusak nama baik atau melanggar kerahasian seseorang.

 

“Korban dari manipulasi AI itu bisa siapa saja. Oleh karenanya, masyarakat harus lebih bijak dalam mengelola jejak digital. Kontrol pribadi adalah perlindungan terbaik di era digital sekarang,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Diskominfo Kota Tangerang menyarankan agar warga secara berkala memeriksa pengaturan privasi di setiap platform media sosial dan memastikan bahwa akses pihak ketiga terhadap data pribadi tetap dalam kondisi nonaktif.

 

“Jangan anggap remeh unggahan foto wajah berkualitas HD. Teknologi AI bekerja optimal pada foto jernih, sehingga risiko manipulasi menjadi sangat besar. Gunakanlah filter atau ambil foto dari jarak jauh demi keamanan diri,” tegasnya.

 

Berikut beberapa ciri foto hasil manipulasi AI, antara lain, pertama wajah dan mata adalah sorot mata terlihat ‘mati’ atau tidak fokus, kedipan tidak natural serta tekstur kulit yang terlalu mulus seperti plastik.

 

Kedua tentang detail tangan dan aksesoris. Di mana jumlah jari yang tidak normal (lebih atau kurang dari lima) serta bentuk anting atau perhiasan yang tidak simetris atau tampak menembus kulit.

 

Ketiga, latar belakang dan objek. Pencahayaan yang tidak konsisten antara objek dan latar serta teks pada pakaian atau kemasan yang acak dan tidak terbaca.

 

Selain itu, masyarakat pun dapat memanfaatkan alat deteksi gratis seperti hivemoderation.com, sightengine.com atau truemedia.org untuk mengecek keaslian sebuah gambar.

 

“Mari kita bersama-sama menjaga ruang digital Kota Tangerang yang aman, sehat dan produktif dengan tidak menyebarkan konten yang belum jelas kebenarannya,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit