Diwarnai Dua Kartu Merah, Si Eneng Tumbangkan Juara Bertahan Bos Muda
PAMULANG-Sang juara bertahan Bos Muda tumbang di quarterfinal Binajaya Cup XXVII. Tim asal Rawa Mekar Jaya, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) itu takluk atas kesebelasan Si Eneng dalam drama adu penalti.
Bos Muda kembali merombak komposisi pemainnya pada laga di Lapangan Latus Jaya, Kedaung, Pamulang, Kota Tangsel, Minggu (26/07/2026). Rekrutan anyar, Guntur Triaji, Jovani, Topik, Sahrul, Fauka, dan Beben dimainkan sejak menit pertama bersama Argoy, Alvin, Masteng, dan Rian.
Kubu Si Eneng asal Pondok Benda, Pamulang, Kota Tangsel mendatangkan juru gedor, Reymon. Selebihnya mengandalkan para pemain dibawah Manajemen Oteng-0teng yang dipercaya sejak putaran pertama, Garnis, Sakti, Tegar, Putra, Ambon, dan Rio.
Di babak pertama, kedua tim bermain imbang 0-0. Penjaga gawang Si Eneng, Tegar tampil gemilang mematahkan sejumlah peluang yang didapat Bos Muda lewat Sahrul maupun Rian. Si Eneng tiga kali mendapat peluang.
Kesempatan pertama didapat Ambon memanfaatkan umpan Reymon. Sepakan Ambon melenceng tipis ke sisi kiri gawang Bos Muda yang dijaga Topik. Peluang kedua Si Eneng FC datang dari tembakan Putra yang ditepis Topik. Sedangkan, tembakan Rio dari dekat kotak penalti melintas di atas mistar gawang Topik.

Hasil imbang 0-0 kembali terjadi di babak kedua. Si Eneng merotasi Ambon diganti Pawas. Kubu Bos Muda menarik keluar Fajar diganti Ari Jek. Si Eneng tampil lebih dominan dalam penyerangan.
Kedua kesebelasan bermain dengan 10 orang di menit 21. Wasit Syaiful mengganjar pemain Si Eneng, Garnis dan penyerang Bos Muda, Ari Jek dengan kartu merah langsung setelah keduanya terlibat perselisihan.
Laga berlanjut lewat drama adu penalti. Dalam adu tendangan penalti itu, Si Eneng yang dimanajeri Syaddina Buluk unggul 5-4, dan berhak melaju ke semifinal. Lima algojo yang dipercaya Si Eneng yakni, Akbar, Rio, Ari Ilyas, Sem, dan Putra sukses mengecoh kiper Bos Muda, Topik.
Kubu Bos Muda gagal di penendang kelima yakni, Masteng. Sepakan Masteng terbaca dan ditangkap kiper Si Eneng, Tegar. Sedangkan, empat algojo lainnya, Argoy, Alvin, Rian, dan Guntur Triaji sukses mengelabui kiper Tegar.
Sama-sama Kurang Produktif, Calling Ball vs Blora United Potensi Adu Penalti
Perang bintang terjadi di hari kedua babak quarterfinal Binajaya Cup XXVII pada Senin (27/07/2026). Calling Ball, tim asal Kembangan, Jakarta Barat menantang Blora United dari Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel.
Calling Ball dimotori Joko Susilo, Piwi Dwipan, Hamjali, dan Rizal. Kubu Blora United dihuni M Ridwan, Dandi Maulana, Ucup, dan Manyos. Kedua tim sama-sama tampil kurang produktif. Blora United mengawali kiprahnya di Binajaya Cup musim ini dengan menang telak 5-2 atas Putra 04.
Setelah itu, tim dimanajeri Ir Sutikno ini tak mampu menunjukan konsistensi penampilannya. Mereka menang lewat adu penalti atas Putra Banjarnegara (PBN) di babak 32 besar, dan unggul tipis 1-0 dari Kejaksaan FC di babak 16 besar.
Kondisi serupa dialami Calling Ball. Tampil perdana, Calling Ball mengatasi Java Leopard, 2-0. Selanjutnya, mereka dua kali melakoni adu penalti yakni, melawan Madura FC di babak 32 besar dan Maulana Motor di babak 16 besar.
Duel Calling Ball dengan Blora United diprediksi berlangsung ketat, dan kemungkinan berakhir lewat drama adu penalti.
"Kami ingatkan kembali, jangan sampai terlewatkan laga menarik antara Calling Ball yang dimamajeri Bos Fauzi melawan Blora United dari Pamulang Timur," beber Riski Tagor, Komentator Binajaya Cup XXVII 2026.
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu



