Indonesia Rebut 135 Medali Emas, Finis Kedua ASEAN Para Games 2025
THAILAND - Kontingen Indonesia memastikan diri finis di posisi kedua klasemen akhir ASEAN Para Games Ke-13 Tahun 2025 yang berlangsung di Thailand pada Selasa–Minggu (20–25/1/2026).
Torehan ini melampaui target awal dan menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama olahraga disabilitas di kawasan Asia Tenggara.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan dedikasi tinggi seluruh kontingen Merah Putih sepanjang ajang tersebut.
"Alhamdulillah, Indonesia berhasil mengakhiri perjuangan di ASEAN Para Games kali ini dengan perolehan 135 emas, jauh di atas target dan menempati ranking kedua," kata Menpora Erick.
Berdasarkan klasemen akhir pada Minggu (25/1/2026) malam, Indonesia mengoleksi total 392 medali, terdiri dari 135 emas, 143 perak, dan 114 perunggu. Capaian ini mengantar Indonesia bertengger di peringkat kedua, di bawah tuan rumah Thailand.
Menpora Erick turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, Chef de Mission (CDM), serta National Paralympic Committee (NPC) Indonesia atas kerja keras yang telah ditunjukkan.
"Terima kasih untuk para atlet, pelatih, ofisial, CDM dan NPC yang telah mengerahkan upaya terbaik untuk hasil yang baik pula. Berkat kerja keras kalian, Indonesia berhasil mempertahankan nama sebagai salah satu negara yang mendominasi persaingan papan atas ajang ASEAN Para Games," ucap Menpora.
Ia menegaskan, negara akan selalu hadir dalam mendukung para atlet berprestasi sekaligus memberikan apresiasi atas keberhasilan yang diraih Kontingen Indonesia.
"Negara tentunya juga hadir dan merayakan keberhasilan ini dengan memberikan apresiasi dan penghargaan untuk para atlet, karena kontingen Merah Putih telah melaksanakan tugas negara dengan baik, membanggakan dan membuktikan bahwa kita bangsa tangguh dan pemenang," pungkas Menpora Erick.
Thailand selaku tuan rumah tampil dominan dan keluar sebagai juara umum dengan raihan 176 medali emas, 155 perak, dan 157 perunggu. Malaysia menempati peringkat ketiga dengan 64 emas, 64 perak, dan 73 perunggu.
Filipina berada di posisi keempat dengan 45 emas, 37 perak, dan 52 perunggu, sementara Vietnam finis kelima dengan 38 emas, 48 perak, dan 58 perunggu.
Sebelumnya, Kontingen Indonesia hanya dipatok meraih 82 medali emas, 77 perak, dan 77 perunggu untuk menembus posisi tiga besar klasemen akhir. Indonesia mengirimkan 290 atlet yang bertanding di 18 cabang olahraga.
Namun, berkat semangat juang tinggi dan kecintaan untuk mengharumkan nama bangsa, Indonesia mampu melampaui target tersebut dengan sukses mengumpulkan 135 emas, 143 perak, dan 114 perunggu.
Cabang olahraga para atletik menjadi penyumbang medali emas terbanyak dengan 44 emas. Disusul para renang (29 emas), para bulu tangkis (12 emas), para catur (9 emas), para angkat berat (9 emas), dan para tenis meja (7 emas).
Selanjutnya, para judo dan para tenis meja masing-masing menyumbang 7 emas, para panahan dan sepeda jalan raya masing-masing 5 emas, boccia 3 emas, lintasan sepeda dan tenpin boling masing-masing 2 emas, serta para anggar menyumbang 1 emas.
Klasemen Akhir Perolehan Medali ASEAN Para Games 2025 Thailand:
Thailand: 176 emas, 155 perak, 157 perunggu
Indonesia: 135 emas, 143 perak, 114 perunggu
Malaysia: 64 emas, 64 perak, 73 perunggu
Filipina: 45 emas, 37 perak, 52 perunggu
Vietnam: 38 emas, 48 perak, 58 perunggu
Myanmar: 20 emas, 19 perak, 20 perunggu
Singapura: 13 emas, 7 perak, 9 perunggu
Timor Leste: 3 emas, 1 perak, 1 perunggu
Laos: 2 emas, 5 perak, 9 perunggu
Brunei Darussalam: 1 emas, 3 perak, 2 perunggu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu


