TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Wapres Pantau Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang

Reporter & Editor : AY
Sabtu, 31 Januari 2026 | 09:02 WIB
Wapres Gibran saat kembali mengunjungi Aceh pada Jumat (30/1/26). Foto : Ist
Wapres Gibran saat kembali mengunjungi Aceh pada Jumat (30/1/26). Foto : Ist

ACEH - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming kembali melakukan kunjungan kerja ke wilayah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera, Jumat (30/1/2026). Kali ini, Wapres mengunjungi Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau sekaligus memastikan proses pemulihan pascabencana di wilayah yang terdampak paling parah akibat bencana yang terjadi sekitar dua bulan lalu.

 

Sekitar pukul 06.30 WIB, Wapres beserta rombongan bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma menuju Bandara Soewondo, Medan. Kemudian, melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Aceh Tamiang menggunakan helikopter.

 

Mengenakan kemeja safari abu-abu lengan panjang dan celana hitam, Wapres tiba di landasan Lapangan Bima Patra, Kabupaten Aceh Tamiang, sekitar pukul 09.30 WIB.

 

Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, dan Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA, 

 

Mengawali agenda, Wapres meninjau kondisi pembelajaran pascabencana di SMP Negeri 1 Karang Baru. Setibanya di sekolah, Wapres menerima penjelasan mengenai tingkat kerusakan akibat bencana serta progres pemulihan yang telah dilakukan.

 

Wapres kemudian meninjau langsung ruang belajar mengajar. Saat memasuki ruang kelas, Gibran mencopot sepatunya karena para siswa masih belajar secara lesehan. Meja, kursi, dan papan tulis yang rusak parah akibat bencana belum sepenuhnya tersedia. Wapres pun berbincang santai dengan para siswa.

Wapres juga meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyapa para siswa yang tengah menyantap makanan sembari duduk lesehan. Selanjutnya, Wapres meninjau Unit Kesehatan Sekolah (UKS), laboratorium, musala, ruang guru, ruang kepala sekolah, hingga ruang administrasi.

 

Selain pemulihan fisik, sekolah ini juga mendapat pendampingan pemulihan trauma psikologis. Sejumlah petugas dari Kementerian Kesehatan terlihat melakukan kegiatan trauma healing saat Wapres berkunjung.

 

Banjir yang melanda kawasan tersebut berdampak signifikan terhadap aktivitas sekolah. Dari total 698 siswa, sebanyak 665 siswa terdampak bencana. Sementara itu, 67 dari 71 guru dan staf juga turut menjadi korban. Seiring proses pemulihan, sejak 28 Januari 2026, kegiatan pembelajaran telah dialihkan ke sembilan ruang kelas dengan penggabungan siswa secara bertahap serta penyesuaian jadwal mengajar.

 

Sebelum meninggalkan sekolah, Wapres berjanji akan mempercepat pemulihan bangunan sekolah, termasuk pengadaan meja, kursi, papan tulis, laptop, seragam dinas bagi guru, serta perangkat administrasi sekolah berupa komputer dan printer.

 

Usai dari sekolah, Wapres melanjutkan kunjungan ke RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang. Di rumah sakit tersebut, Wapres meninjau pelayanan kesehatan sekaligus menerima penjelasan terkait perbaikan infrastruktur dari pihak Kementerian Pekerjaan Umum.

 

Wapres menyusuri Instalasi Gawat Darurat (IGD) hingga ruang unit dialisis. Ia menyapa pasien yang tengah menjalani perawatan cuci darah di tengah keterbatasan fasilitas, serta mendengarkan langsung keluhan warga yang menunggu pelayanan.

 

Staf Khusus Presiden Raffi Ahmad serta penyanyi sekaligus dokter Tompi turut mendampingi kunjungan ke RSUD tersebut. Kehadiran rombongan disambut antusias warga yang mendekat untuk menyapa dan berfoto bersama.

 

“Terima kasih atas dedikasi tenaga kesehatan serta dukungan berbagai pihak yang memungkinkan pelayanan kesehatan tetap berlangsung di tengah kondisi darurat,” ujar Wapres.

 

Direktur RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, Andika Putra menyampaikan, Wapres berharap seluruh sarana dan prasarana alat kesehatan dapat segera dipulihkan.

 

Setelah dari RSUD, Wapres melanjutkan kunjungan ke tenda pengungsian warga. Kedatangan Gibran disambut antusias oleh masyarakat. Ia berkeliling area pengungsian sambil berbincang langsung dengan warga.

 

Di lokasi tersebut, dia meminta warga bersabar menunggu penyelesaian pembangunan hunian. “Sudah didata ya? Nanti 10 Februari ditunggu ya. Ibu jangan nangis,” ujar Wapres kepada salah satu warga.

 

Wapres juga menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan pemerintah dalam proses pemulihan pascabencana di tiga provinsi di Sumatera, termasuk Aceh Tamiang.

“Bapak, ibu, mohon maaf kalau masih banyak yang kurang,” katanya.

 

Agenda kunjungan diakhiri dengan peninjauan lokasi pembangunan hunian sementara bagi masyarakat terdampak di kawasan Rumah Hunian Tamiang 2. Mengenakan rompi proyek berwarna hijau neon, Gibran berkeliling kompleks sambil menerima penjelasan dari petugas.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit