TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Bupati Tanggamus Tegaskan Kemandirian Daerah Usai Rakornas: “Kita Harus Berdiri di Kaki Sendiri”

Reporter & Editor : Irma Permata Sari
Rabu, 04 Februari 2026 | 06:43 WIB
Rapat Koordinasi Nasional yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri, Selasa (3/2/2026). (Ist)
Rapat Koordinasi Nasional yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri, Selasa (3/2/2026). (Ist)

TANGGAMUS— Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah untuk mendorong kemandirian ekonomi dan kebersihan lingkungan usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri, Selasa (3/2/2026).

 

Dalam wawancara usai kegiatan, Bupati menekankan pesan Presiden kepada seluruh kepala daerah agar tidak hanya bergantung pada dana pusat, tetapi mampu menggali dan mengoptimalkan potensi daerah masing-masing.

 

“Kepala daerah itu harus bertanggung jawab untuk memajukan daerahnya, karena memang harus berdiri di kaki sendiri. Potensi-potensi yang ada di daerah itu merupakan modal. Oleh karena itu kepala daerah harus menginisiasi untuk menggali potensi tersebut,” ujar Saleh Asnawi.

 

Menurutnya, Tanggamus memiliki kekayaan sumber daya yang luas, mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan hingga pariwisata. Seluruh sektor itu akan didorong melalui hilirisasi agar memberi nilai tambah bagi masyarakat.

 

“Dari pertanian kita hilirisasi, hasil perkebunan kita hilirisasi, termasuk ikan juga kita hilirisasi. Tanggamus juga punya potensi destinasi wisata yang akan kita garap. Bagaimanapun kita harus berdiri di kaki sendiri, tidak hanya tergantung pembagian hasil dari pusat,” tegasnya.

 

Tak hanya ekonomi, isu kebersihan dan pengelolaan sampah juga menjadi sorotan utama. Bupati menyebut arahan Presiden terkait sampah sangat relevan dengan visi Tanggamus sebagai daerah tujuan wisata.

 

“Sampah itu sangat penting. Kalau kita ingin mengangkat destinasi wisata, maka semuanya harus bersih. Wisata bahari, perkebunan, air terjun, semua harus clear dari sampah. Kita akan jalankan instruksi Presiden dan membiasakan masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, untuk membuang sampah pada tempatnya,” jelasnya.

 

Ia juga mengungkapkan adanya korelasi kuat antara arahan Presiden dengan audiensi yang baru saja dilakukan bersama Kementerian Dalam Negeri terkait program pengelolaan sampah dan bantuan hibah internasional.

 

“Kami diundang Kemendagri terkait sampah dan Alhamdulillah persyaratan hibah dari Bank Dunia sudah kami penuhi. Insyaallah dalam waktu dekat sudah mulai terlihat apa yang bisa kita dapat. Kita siapkan TPS, tempat pengolahan, dan kerja sama dengan perusahaan untuk menerima hasil hilirisasi,” ungkap Saleh Asnawi.

 

Langkah ini menjadi sinyal bahwa Tanggamus tidak hanya berbicara wacana, tetapi mulai bergerak sistematis menata ekonomi dan lingkungan sekaligus, demi kesejahteraan masyarakat dan wajah daerah yang lebih bersih serta berdaya saing.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit