TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Dongkrak Daya Beli, Pemerintah Siapkan Stimulus Lebaran Rp12,8 Triliun

Reporter & Editor : AY
Rabu, 04 Februari 2026 | 08:47 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto : Ist
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto : Ist

JAKARTA – Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi senilai Rp12,83 triliun pada kuartal I-2026 untuk mendongkrak daya beli masyarakat menjelang Lebaran. Stimulus mencakup bantuan sosial (bansos) pangan, diskon transportasi, hingga potongan tarif jalan tol.

 

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan paket ini disesuaikan dengan kondisi ekonomi terkini guna menjaga konsumsi dan mobilitas masyarakat.

 

Bansos Pangan Dominan

Porsi terbesar anggaran, lebih dari Rp12 triliun, dialokasikan untuk bansos pangan berupa:

Beras 10 kg

MinyaKita 2 liter

 

Disalurkan selama Februari–Maret 2026.

Diskon Transportasi dan Tol

Sekitar Rp200 miliar disiapkan untuk subsidi transportasi:

 

Tiket pesawat diskon hingga 16% (PPN DTP kelas ekonomi domestik), ditambah potongan airport tax 50% dan diskon avtur

 

Kereta api & kapal laut diskon hingga 30%

Tarif tol potongan hingga 20%

Pemerintah juga menyiapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) untuk mendukung kelancaran mobilitas selama periode mudik.

 

Jaga Inflasi dan Pertumbuhan

 

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut stimulus ini bagian dari strategi menjaga inflasi dan daya beli saat Ramadan–Lebaran, yang telah dibahas dalam rapat TPIP.

 

Pakar kebijakan publik Trisakti, Trubus Rahadiansah, menilai kebijakan ini efektif dalam jangka pendek, namun daerah juga perlu memperkuat program pemberdayaan, terutama UMKM.

 

Pemda Ikut Bergerak

 

Sejumlah daerah turut memberi stimulus:

 

DKI Jakarta memberi insentif pajak ke pusat perbelanjaan agar harga belanja lebih murah

 

Jawa Timur menggelar pasar murah secara maraton untuk stabilisasi harga pangan

 

Pemerintah berharap stimulus ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 lebih tinggi dibanding periode sebelumnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit