TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Tembok Rumah Warga Ambruk, Rusak Fasilitas SMPN 182 Jakarta

Reporter: Farhan
Editor: AY
Senin, 16 Februari 2026 | 13:37 WIB
Tembok setinggi 5.3 meter roboh menimpa fasilitas di SMP 182. Foto : Ist
Tembok setinggi 5.3 meter roboh menimpa fasilitas di SMP 182. Foto : Ist

JAKARTA – Sebuah tembok pembatas milik rumah warga setinggi sekitar 5,3 meter dengan panjang kurang lebih 64 meter roboh dan menimpa area SMP Negeri 182 Jakarta, Minggu (15/2/2026) pukul 11.22 WIB. Peristiwa ini sebenarnya telah lama dikhawatirkan pihak sekolah karena kondisi tembok diketahui miring dan berpotensi membahayakan.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah, Nirwan, mengungkapkan bahwa pihak sekolah sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada pemilik rumah sejak 24 Desember 2025. Surat tersebut juga diketahui oleh Lurah Kalibata, sebagai bentuk antisipasi agar tembok segera diperbaiki sebelum menimbulkan insiden.

 

“Kami sudah menyurati pemilik bangunan agar kondisi tembok yang miring itu menjadi perhatian dan segera diperbaiki,” ujarnya, Senin (16/2/2026).

Menurut Nirwan, pemilik rumah sempat mengirim tenaga ahli untuk memeriksa struktur bangunan. Namun hingga kejadian terjadi, belum ada tindak lanjut perbaikan. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan keterlambatan tersebut, meski menduga faktor biaya menjadi salah satu pertimbangan.

 

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, membenarkan bahwa pihak kelurahan telah mengetahui adanya pemberitahuan terkait kondisi tembok yang membahayakan. Bahkan, pemilik rumah disebut berjanji akan melakukan perbaikan setelah perayaan Imlek.

Namun sebelum rencana tersebut terealisasi, tembok terlanjur ambruk.

 

Reruntuhan tembok merusak pagar sekolah serta ruang piket. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Sesaat setelah peristiwa terjadi, pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait, mulai dari Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan Wilayah I, FKDM Kecamatan, LMK Kalibata, Lurah Kalibata, Satpol PP, hingga Polsek Pancoran.

 

Sekitar dua jam pascakejadian, digelar pertemuan antara pihak sekolah, aparat setempat, dan pemilik rumah. Dalam pertemuan tersebut, tercapai kesepakatan bahwa pemilik bangunan bersedia bertanggung jawab penuh atas kerusakan yang ditimbulkan.

 

Pemilik rumah menyatakan komitmennya untuk memperbaiki pagar tembok dan ruang yang terdampak hingga kembali seperti semula. Pihak sekolah pun tengah melakukan pendataan terhadap seluruh fasilitas yang mengalami kerusakan.

 

“Kami berharap semuanya bisa dipulihkan seperti sedia kala, baik pagar, taman, maupun bagian lain yang terdampak,” tutup Nirwan.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit