Akses Warga Villa Dago Tol Tertutup Tanah & Beton
SERPONG - Longsor di kawasan Perumahan Villa Dago Tol, Kecamatan Serpong mengakibatkan akses warga tertutup. Jalan yang dilalui warga sehari-hari itu dipenuhi material tanah bercampur beton penahan tebing yang ambruk.
Kapolres Tangsel, AKBP Boy Jumalolo menyampaikan, bahwa pihaknya langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian pada Sabtu (4/4) malam untuk memastikan kondisi warga dalam keadaan aman.
Ia menegaskan, bahwa kehadiran aparat di lokasi merupakan bentuk respons cepat guna mengantisipasi potensi bahaya lanjutan pascalongsor.
“Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan keselamatan masyarakat sekaligus memantau kondisi akses jalan yang terdampak,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Minggu (5/4) dini hari.
Longsor diketahui terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, bertepatan dengan hujan deras yang berlangsung cukup lama di kawasan tersebut. Derasnya aliran air dari area yang lebih tinggi menyebabkan tanah di sekitar turap menjadi labil hingga akhirnya tidak mampu menahan tekanan air.
Akibatnya, struktur beton penahan tanah ikut runtuh dan terbawa arus, lalu menutup badan jalan yang berada di bawahnya.
Kapolres menjelaskan, bahwa awalnya terjadi genangan air di bagian atas permukiman yang kemudian mengalir deras ke bawah. Aliran tersebut membawa material tanah secara perlahan hingga akhirnya merobohkan turap beton yang ada di lokasi.
Dampak dari kejadian ini cukup signifikan, karena jalan yang tertutup merupakan jalur vital bagi keluar-masuk warga di lingkungan tersebut. Meski demikian, pihak kepolisian memastikan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam insiden longsor tersebut.
“Tidak ada korban dalam peristiwa ini, namun akses warga memang sempat terganggu akibat material longsoran,” ujarnya.
Hingga Minggu dini hari, material longsor masih terlihat menumpuk di lokasi dan belum sepenuhnya dibersihkan.
Proses evakuasi dan pembersihan direncanakan akan dilakukan secepatnya dengan melibatkan instansi terkait agar akses jalan bisa kembali normal.
Selain itu, aparat kepolisian bersama pihak terkait terus melakukan pemantauan di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan. Hal ini mengingat kondisi cuaca di wilayah Tangerang Selatan yang masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
Warga pun diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi yang tinggal di daerah dengan kontur tanah labil atau berada di sekitar tebing. Pihak kepolisian juga meminta masyarakat segera melaporkan jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah guna mencegah dampak yang lebih besar.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Internasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu


