TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Target Presiden Prabowo: Indonesia Bebas Sampah dalam 3 Tahun dengan Teknologi Lokal

Reporter: Farhan
Editor: AY
Rabu, 08 April 2026 | 20:55 WIB
Presiden Prabowo dalam arahannya kepada jajaran Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4/2026). Foto : Ist
Presiden Prabowo dalam arahannya kepada jajaran Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4/2026). Foto : Ist

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menargetkan persoalan sampah nasional dapat diselesaikan dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan. Optimisme ini didasarkan pada kesiapan teknologi pengolahan sampah buatan dalam negeri yang dinilai semakin maju dan terjangkau.

 

Dalam arahannya kepada jajaran Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4/2026), Prabowo menegaskan bahwa peran perguruan tinggi sangat penting dalam pengembangan teknologi tersebut.

 

“Kampus-kampus sekarang harus bekerja dan mereka sudah bekerja. Kita sudah memiliki teknologi sendiri untuk mengolah sampah, dengan biaya yang tidak mahal dibandingkan teknologi impor. Dalam dua sampai tiga tahun, persoalan sampah di seluruh Indonesia akan kita selesaikan,” ujarnya.

 

Prabowo pun optimistis, ke depan tidak akan ada lagi wilayah di Indonesia yang terdampak persoalan sampah, baik di kota maupun kabupaten.

 

“Tidak akan ada lagi kota, jalan, atau wilayah di Indonesia yang bau karena sampah, dari Sabang sampai Merauke,” tegasnya.

 

Selain isu lingkungan, Prabowo juga menyoroti situasi geopolitik global yang menurutnya dapat menjadi peluang strategis bagi Indonesia untuk berkembang lebih pesat. Ia menilai kondisi krisis global justru dapat mendorong percepatan pembangunan nasional, khususnya dalam sektor energi.

 

Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kemandirian energi melalui pengembangan energi terbarukan berbasis sumber daya dalam negeri.

 

“Krisis dunia ini adalah peluang. Ini membuat kita lebih fokus dan mempercepat langkah. Energi kita harus terbarukan dan berasal dari kekuatan Indonesia sendiri,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit