Krisis Global Tekan Bisnis Kuliner
ESB Tawarkan Solusi Teknologi di ALLFood Indonesia 2026
TANGERANG – Gejolak ekonomi global mulai terasa hingga ke sektor kuliner di Indonesia. Lonjakan harga energi dan bahan baku akibat konflik geopolitik internasional membuat pelaku usaha makanan dan minuman (F&B) harus memutar strategi agar tetap bertahan.
Situasi ini menjadi sorotan dalam ajang ALLFood Indonesia 2026 yang digelar di ICE BSD, Tangerang, pada 15-18 April 2026. Di tengah tekanan tersebut, PT Esensi Solusi Buana (ESB) hadir membawa pendekatan baru berbasis teknologi untuk membantu bisnis kuliner tetap efisien dan menguntungkan.
Mengusung konsep “The Lean-Service Era”, ESB menawarkan ekosistem digital terintegrasi yang dirancang untuk memangkas pemborosan operasional dan meningkatkan profitabilitas.
Co-Founder & CEO ESB, Gunawan, mengatakan bahwa kondisi ekonomi saat ini justru menjadi momentum penting bagi pelaku usaha untuk bertransformasi.
“Ketika harga bahan baku naik dan margin semakin tipis, setiap biaya operasional harus terkontrol. Di sinilah teknologi berperan penting untuk memastikan bisnis tetap efisien dan bertumbuh,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), biaya bahan baku dapat menyerap hingga lebih dari 60 persen total pengeluaran usaha kuliner. Di sisi lain, sebagian besar operasional restoran masih berjalan secara manual, yang berpotensi menimbulkan kebocoran dan inefisiensi.
Menjawab tantangan tersebut, ESB menghadirkan empat solusi utama dalam satu ekosistem terintegrasi:
- ESB POS, sistem kasir berbasis cloud untuk memantau transaksi secara real-time
- ESB Core (ERP), sistem manajemen operasional yang mengintegrasikan stok, akuntansi, hingga pengadaan bahan baku
- ESB Order, platform pemesanan omnichannel yang menggabungkan dine-in, delivery, dan online order
- OLIN AI, teknologi kecerdasan buatan untuk analisis data bisnis dan pengambilan keputusan strategis
Dengan integrasi ini, pelaku usaha dapat mengoptimalkan operasional, mengurangi pemborosan, serta meningkatkan penjualan secara signifikan.
Partisipasi ESB dalam ALLFood Indonesia 2026 juga diperkuat oleh kolaborasi dengan IWARE sebagai mitra strategis penyedia perangkat keras (hardware).
Direktur Utama IWARE, Sugiharto, menegaskan bahwa kombinasi software dan hardware yang tepat menjadi fondasi penting bagi bisnis kuliner di era digital.
“Kebutuhan untuk go-digital semakin mendesak. Kami mendukung ESB dengan menghadirkan solusi end-to-end yang efisien dan relevan dengan kondisi bisnis saat ini,” jelasnya.
Kolaborasi ini menghadirkan solusi menyeluruh, mulai dari sistem digital hingga infrastruktur pendukung, sehingga pelaku usaha dapat berinvestasi secara lebih cerdas tanpa membebani arus kas.
Selama pameran berlangsung, ESB menawarkan berbagai promo menarik, termasuk diskon hingga 50 persen untuk solusi teknologi yang ditawarkan.
Pengunjung juga dapat mencoba langsung berbagai sistem yang ditampilkan, mulai dari aplikasi kasir, sistem pemesanan, hingga teknologi berbasis AI yang membantu analisis bisnis secara real-time.
Melalui kehadirannya di ALLFood Indonesia 2026, ESB ingin menegaskan bahwa teknologi bukan sekadar alat pendukung, tetapi telah menjadi kebutuhan utama bagi bisnis kuliner untuk bertahan dan berkembang di tengah ketidakpastian global.
“Dengan partner teknologi yang tepat, pelaku usaha bisa lebih fokus pada inovasi dan kualitas produk, tanpa terbebani urusan operasional yang kompleks,” tutup Gunawan.(*)
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu


