695 Koperasi Merah Putih di Banten Sudah Beroperasi
TANGERANG – Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan sebanyak 695 Koperasi Merah Putih di Provinsi Banten telah beroperasi. Jumlah itu merupakan bagian dari 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diresmikan secara nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Saat ini, total 1.551 Koperasi Merah Putih telah berdiri di desa dan kelurahan se-Provinsi Banten.
“Sebanyak 155 gerai Koperasi Merah Putih telah selesai dibangun pada tahun 2026, sementara 727 gerai lainnya masih dalam proses pembangunan,” ujar Andra Soni saat mengikuti peresmian operasionalisasi Koperasi Merah Putih secara virtual di Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Andra Soni, keberadaan Koperasi Merah Putih diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat kemandirian desa di Provinsi Banten.
Ia juga mengapresiasi KDMP Ciakar yang telah rampung dibangun dan mulai beroperasi. Koperasi tersebut memiliki 560 anggota dan berdiri di atas lahan seluas 1.000 meter persegi.
“KDMP Ciakar memiliki unit usaha sembako dengan modal Rp250 juta, dilengkapi klinik, apotek, pergudangan, dua kendaraan roda tiga, serta satu unit truk operasional,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyampaikan terima kasih atas penunjukan KDMP Ciakar sebagai lokasi peresmian tingkat Provinsi Banten.
Ia mengatakan, dari total 274 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Tangerang, sebanyak 250 koperasi telah beroperasi.
“Beberapa koperasi yang belum operasional masih menghadapi kendala pasokan sembako dan optimalisasi kepengurusan,” katanya.
Secara nasional, peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dipusatkan di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan, percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih menjadi pencapaian penting bangsa Indonesia.
“Dalam waktu kurang dari satu tahun, sejak November 2025 hingga Mei 2026, sebanyak 1.061 koperasi sudah berhasil beroperasi. Ini prestasi bangsa Indonesia,” ujar Prabowo.
Prabowo optimistis Koperasi Merah Putih mampu memperkuat ekonomi desa dan menciptakan perputaran ekonomi baru di masyarakat, termasuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia mencontohkan, dengan biaya sekitar Rp15 ribu per porsi untuk 3.000 penerima manfaat, perputaran uang dari program MBG di satu wilayah dapat mencapai Rp45 juta.
Pemerintah menargetkan sebanyak 30 ribu Koperasi Merah Putih telah beroperasi di seluruh Indonesia pada Agustus 2026.
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu


