Prabowo Kumpulkan Pimpinan Himbara, Tegaskan Ekonomi Indonesia Makin Solid dan Optimistis Tumbuh
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan keyakinannya bahwa perekonomian Indonesia terus bergerak ke arah yang lebih baik meski dunia masih dihadapkan pada berbagai tantangan global. Optimisme tersebut disampaikan saat Presiden mengumpulkan jajaran direksi dan komisaris Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Pertemuan yang berlangsung selama sekitar empat jam itu menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya seluruh pimpinan Himbara hadir secara lengkap. Forum tersebut diikuti sekitar 100 peserta dari unsur direksi dan komisaris bank-bank BUMN.
Dalam arahannya, Prabowo menekankan bahwa Himbara tidak boleh hanya berorientasi sebagai entitas bisnis, tetapi juga harus menjadi motor penggerak pembangunan nasional dan perluasan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Presiden, posisi strategis Himbara yang memiliki kapitalisasi pasar sekitar Rp1.100 triliun atau setara sekitar 10 persen dari total nilai perusahaan nasional menjadi modal besar untuk memperkuat fondasi ekonomi Indonesia.
Prabowo juga meminta perbankan negara memperluas akses ekonomi, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, tata kelola yang sehat, dan prinsip kehati-hatian.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta jajaran pengelola investasi nasional.
Chief Executive Officer Danantara, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa Presiden menaruh perhatian besar terhadap peran sektor perbankan sebagai penggerak utama aktivitas ekonomi nasional.
Menurut Rosan, Prabowo menilai perkembangan geopolitik global yang mulai lebih kondusif dapat memberikan sentimen positif bagi ekonomi Indonesia, termasuk peluang meredanya tekanan harga energi dunia.
Di sisi lain, pemerintah menegaskan tidak ada arahan khusus untuk menahan suku bunga kredit. Fokus utama tetap pada menjaga fungsi intermediasi perbankan agar penyaluran kredit kepada sektor produktif terus berjalan.
Prabowo juga menekankan pentingnya membangun ekonomi yang semakin mandiri dan berdaya saing, dengan dukungan kuat dari sektor perbankan nasional.
“Perbankan harus menjadi penggerak pertumbuhan, memperluas akses pembiayaan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” menjadi pesan utama yang ditekankan dalam pertemuan tersebut.
Dengan penguatan peran Himbara, pemerintah berharap sektor keuangan dapat terus menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih kokoh, inklusif, dan berkelanjutan.
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu




