Borong 12 Medali, Tim Taekwondo Tangsel Rebut Kembali Juara Umum POPDA Banten
CIPUTAT - Tim taekwondo Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Banten 2026. Setelah menanti selama 12 tahun, Tangsel akhirnya berhasil merebut kembali gelar juara umum cabang olahraga taekwondo.
Prestasi tersebut diraih setelah kontingen Tangsel yang diperkuat 16 atlet, terdiri dari 14 atlet kyorugi dan dua atlet poomsae, mengoleksi delapan medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu pada kejuaraan yang berlangsung di Kota Cilegon.
Keberhasilan ini mengakhiri penantian panjang sejak terakhir kali Tangsel meraih gelar juara umum taekwondo pada POPDA 2014. Hasil tersebut sekaligus menegaskan kembalinya dominasi taekwondo Tangsel di tingkat pelajar se-Provinsi Banten.

Ketua Umum Taekwondo Indonesia (TI) Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang dijalankan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
"Keberhasilan ini bukan hasil kerja sesaat, melainkan buah dari proses panjang, kebersamaan, dan komitmen seluruh keluarga besar Taekwondo Kota Tangerang Selatan. Gelar Juara Umum I ini kami persembahkan untuk masyarakat Kota Tangerang Selatan dan menjadi motivasi untuk terus mencetak prestasi yang lebih tinggi," ujarnya.
Menurut Bambang, pencapaian itu tidak lepas dari kerja keras atlet, pelatih, ofisial, serta dukungan orang tua yang terus memberikan motivasi selama proses latihan dan pertandingan. Program pemusatan latihan cabang (puslatcab) jangka panjang yang dijalankan pengurus juga menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas atlet.
Sementara itu, Sekretaris Umum TI Kota Tangsel yang juga menjabat sebagai manajer tim POPDA, Ramli Suseno, menilai keberhasilan tersebut merupakan buah dari pelaksanaan program pembinaan yang telah disusun organisasi.
"Kami hanya berusaha menerjemahkan arahan dan visi Ketua Umum ke dalam langkah-langkah teknis pembinaan, pemusatan latihan, serta tata kelola organisasi agar proses pembinaan prestasi dapat berjalan secara menyeluruh dan maksimal. Alhamdulillah, kerja keras seluruh tim mampu membuahkan hasil yang membanggakan," katanya.

Ramli menambahkan, gelar juara umum yang diraih menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan secara terencana, konsisten, dan berkelanjutan mampu menghasilkan prestasi. Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengharumkan nama Tangsel pada ajang yang lebih tinggi.
"Dua belas tahun menanti, satu gelar kembali diraih. Tangsel kembali berjaya, Tangsel kembali Juara Umum," tutupnya.
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu




