Gubernur Andra Minta Warga Lapor Jika Ada Praktik Kecurangan SPMB
LEBAK - Gubernur Banten Andra Soni, meminta kepada seluruh masyarakat Provinsi Banten agar melaporkan praktik-praktik kecurangan dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Hal itu dikatakan Gubernur Andra, saat meninjau langsung proses SPMB di di SMA Negeri 1 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin (22/6). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses SPMB berjalan secara transparan, objektif, akuntabel, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik dalam mengakses pendidikan.
Kata Gubernur Andra, pihaknya sangat menginginkan penerimaan siswa baru berkeadilan dan transparan. “Untuk membangun sekolah negeri itu perlu waktu dan biaya. Nah, sedangkan anak kita sudah lulus sekarang, maka alternatif pertama adalah bagaimana penerimaan siswa ini harus berkeadilan,” katanya.
Bahkan katanya, dia sudah menyampaikannya secara langsung kepada Kepala dan panitia SPMB di SMA 1 Rangkasbitung.
“Harapan kami, tadi kami sampaikan kepada Kepala Sekolah dan panitia, bahwa pelaksanaan SPMB ini harus dilakukan seadil-adilnya, dan setransparan,” tegasnya.
Ketua Gerindra Banten ini juga meminta kepada seluruh masyarakat Provinsi Banten, jika ada kecurangan dalam proses SPMB tersebut agar melaporkan kepada pihaknya.
“Dan kami minta kepada masyarakat untuk melaporkan bilamana ada praktik-praktik kecurangan yang terjadi dalam proses SPMB ini di seluruh wilayah Provinsi Banten,” tegasnya lagi.
Dia menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen menegakan keadilan dalam proses SPMB tersebut.
“Yang kita harapkan adalah, bagaimana akses pendidikan kita buka seluas-luasnya kepada anak-anak kita, pertama dengan memaksimalkan SPMB yang berkeadilan, kedua dengan menyiapkan program sekolah gratis,” pungkasnya.
Katanya lagi, tadi dijabarkan oleh Kepala Sekolah dan panitia terkait dengan tahapan-tahapan yang mana pada hari ini tahapan ke-3, yaitu jalur afirmasi.
“Daya tampung sekolah ini kurang lebih sekitar 214, di mana ada 6 rombel. Dan kemudian untuk jalur zonasi dan wilayah, telah terlaksana dan telah mendaftar ulang. Nanti, ada tiga tahapan lagi setelah jalur afirmasi, yakni prestasi akademik, non akademik dan mutasi orang tua,” tandasnya.
Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, menyatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mendukung penuh pelaksanaan SPMB yang berintegritas dan berkeadilan. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi penting dalam mencetak generasi unggul yang akan menjadi penerus pembangunan daerah.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan SPMB yang transparan dan akuntabel. Seluruh anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh akses pendidikan yang berkualitas. Oleh karena itu, proses penerimaan peserta didik baru harus berjalan sesuai aturan dan prinsip keadilan,” katanya.
Sementara, Ketua Panitia SPMB SMAN 1 Rangkasbitung, Wiwit Keswari, mengklaim, secara teknis pelaksanaan SPMB tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Katanya, sistem penerimaan yang diberlakukan sudah baik karena dijalankan secara bertanggung jawab.
“Semuanya sudah sangat transparan dan akuntabel. Tidak ada yang bisa main-main. Itu pasti ketahuan karena sistemnya menolak,” klaim Wiwit saat berdialog bersama Gubernur Banten Andra Soni di SMAN 1 Rangkasbitung.
Kendati demikian, Wiwit mengakui masih ada beberapa pihak yang menghubungi dirinya agar bisa membantu meloloskan calon siswa masuk ke SMAN 1 Rangkasbitung. Dengan bijak tegas dia, permintaan tersebut ia tolak untuk mempertahankan kualitas SPMB yang transparan.
“Saya mempersilahkan mendaftar melalui sistem dan pilihan jalur yang sudah tersedia. Kalau ada yang kurang jelas, bisa konsultasikan ke petugas kami di sekolah atau bisa melalui hotline yang sudah kami sosialisasikan,” kata Wiwit saat menirukan jawabannya ketika mendapatkan telepon dari nomor yang tak dikenal.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 22 jam yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu



