Messi Dekati Ballon d'Or Kesembilan, Final Piala Dunia Jadi Penentu
AS - Lionel Messi kembali menjadi sorotan dalam persaingan Ballon d'Or 2026 setelah tampil gemilang bersama Timnas Argentina di Piala Dunia 2026. Di usia 39 tahun, kapten Albiceleste itu kembali membuktikan kelasnya dengan mengantar Argentina melaju ke final usai menyingkirkan Inggris di semifinal. Dalam laga tersebut, Messi menyumbangkan dua assist yang menjadi kunci kemenangan timnya.
Sepanjang turnamen, Messi terus menorehkan sejarah. Ia kini berstatus sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia dan memimpin daftar sementara peraih Golden Boot 2026. Performa impresif tersebut kembali mengukuhkan kualitasnya sebagai salah satu pesepak bola terbaik dunia, meski beberapa musim terakhir bermain di Major League Soccer (MLS), kompetisi yang kerap dinilai berada di bawah level liga-liga elite Eropa.
Penampilan luar biasa di Piala Dunia membuat peluang Messi meraih Ballon d'Or kesembilan semakin terbuka. Namun, persaingan menuju penghargaan individu paling bergengsi itu dipastikan tidak mudah. Sejumlah pemain tampil luar biasa di level klub dengan torehan statistik mengesankan serta koleksi gelar domestik maupun Eropa.
Gelar juara Piala Dunia bersama Argentina diyakini akan menjadi faktor yang sangat menentukan bagi Messi. Jika mampu membawa Albiceleste menjadi kampiun, peluangnya untuk kembali mengangkat Ballon d'Or akan semakin besar.
Salah satu pesaing terkuat Messi adalah Harry Kane. Meski gagal membawa Inggris melangkah ke final setelah tersingkir di semifinal, striker Bayern Munchen itu menikmati musim terbaik dalam kariernya.
Kane mencetak 61 gol di semua kompetisi, menjadi torehan tertinggi seorang pemain sejak era dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Ketajamannya mengantar Bayern meraih dua gelar domestik, sekaligus membawanya merebut Sepatu Emas Eropa untuk kedua kalinya. Ia bahkan menutup musim dengan penampilan sempurna lewat hattrick pada final DFB Pokal.
Sementara itu, pemegang Ballon d'Or 2025, Ousmane Dembele, juga masuk dalam daftar kandidat. Winger Prancis tersebut sempat mengalami penurunan performa akibat cedera pada paruh pertama musim, namun bangkit luar biasa setelah pergantian tahun.
Dembele tampil menentukan di fase gugur Liga Champions dengan mencetak sejumlah gol penting, termasuk lewat penalti pada partai final. Ia juga memberikan kontribusi positif bagi Prancis di Piala Dunia 2026.
Meski demikian, kegagalan Prancis melaju ke final usai tersingkir di semifinal diperkirakan membuat peluang Dembele mempertahankan gelar Ballon d'Or semakin menipis.
Dengan satu laga tersisa di Piala Dunia 2026, nasib Ballon d'Or kini ikut dipertaruhkan. Jika mampu membawa Argentina menjadi juara sambil mempertahankan performa gemilangnya, Lionel Messi berpeluang kembali mengukir sejarah dengan meraih Ballon d'Or kesembilan, sebuah pencapaian yang akan semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pesepak bola terbesar sepanjang masa.
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 20 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu




