TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Menkop: Kopdes Merah Putih Siap Salurkan Bansos, LPG 3 Kg hingga Beras Subsidi

Reporter: Farhan
Editor: AY
Jumat, 17 Juli 2026 | 14:55 WIB
Menkop Ferry Juliantono. Foto : Ist
Menkop Ferry Juliantono. Foto : Ist

JAKARTA – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) siap menjadi mitra pemerintah dalam menyalurkan berbagai program subsidi kepada masyarakat. Penyaluran tersebut meliputi bantuan sosial (bansos), bantuan langsung tunai (BLT), serta kebutuhan pokok bersubsidi seperti beras, minyak goreng, pupuk, telur, hingga LPG 3 kilogram.


Selain menjalankan fungsi distribusi bantuan pemerintah, KDKMP juga akan berperan sebagai offtaker bagi berbagai komoditas pertanian yang dihasilkan masyarakat desa dan kelurahan. Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan pada peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79, sekaligus menjadi upaya mengembalikan koperasi sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan.


"Ini merupakan keputusan yang sangat bersejarah. Untuk pertama kalinya setelah puluhan tahun, penyaluran barang-barang bersubsidi seperti beras, LPG 3 kilogram, minyak goreng, pupuk, telur, hingga bantuan sosial dan BLT akan dilakukan melalui koperasi. Ini adalah terobosan nyata untuk mengembalikan peran strategis koperasi yang selama ini tertinggal dibandingkan sektor swasta maupun BUMN," ujar Ferry dalam acara Best Cooperatives Sustainability Performance Award 2026 di Jakarta, Kamis (16/7/2026).


Ferry menjelaskan, kebijakan tersebut telah diputuskan dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo dan dihadiri para menteri, pimpinan lembaga negara, direksi BUMN, serta perbankan nasional.


Ke depan, KDKMP juga akan menjadi mitra penyaluran layanan perbankan serta berbagai program kemitraan usaha dari perusahaan-perusahaan pelat merah.


"KDKMP nantinya juga menjadi mitra strategis dalam penyaluran layanan perbankan dan program kemitraan usaha berbagai BUMN," katanya.
Ia memastikan keberadaan KDKMP tidak akan menggantikan koperasi yang telah ada, melainkan berjalan berdampingan dan saling memperkuat.


"KDKMP merupakan koperasi baru. Karena itu kami akan membangun ekosistem kemitraan dengan koperasi-koperasi yang sudah lebih dulu berkembang agar manfaatnya semakin luas bagi masyarakat," ujarnya.


Ferry juga mengungkapkan, kebijakan tersebut mendapat dukungan penuh dari Komisi VI DPR RI, aparat penegak hukum, serta unsur pertahanan dan keamanan yang berkomitmen mengawal proses penyaluran agar berlangsung transparan, tepat sasaran, dan bebas dari penyimpangan.


Pemerintah pun menargetkan pertumbuhan signifikan pada aset, volume usaha, dan jumlah anggota koperasi dalam satu tahun ke depan melalui penguatan KDKMP di seluruh Indonesia.


"Saat ini jumlah anggota Koperasi Desa Merah Putih telah mendekati 40 ribu orang dan kami optimistis akan terus bertambah seiring pengembangan program di berbagai daerah," kata Ferry.


Menurutnya, kehadiran Presiden Prabowo di hadapan sekitar 20 ribu peserta peringatan Hari Koperasi Nasional di Indonesia Arena menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangkitkan kembali gerakan koperasi, sesuatu yang disebutnya belum pernah terjadi dalam dua dekade terakhir.


"Pemerintah bertekad menjadikan koperasi sebagai rumah besar ekonomi rakyat. Harapannya, pada peringatan Hari Koperasi ke-80 tahun depan, manfaat dan dampak positifnya sudah benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke pelosok negeri," tutup Ferry.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit