TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Pemkot Serang Matangkan Program Seragam Gratis Bagi Siswa SD dan SMP Negeri

Oleh: Ari Supriadi
Editor: Ari Supriadi selected
Senin, 20 Juli 2026 | 16:01 WIB
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispenbud) Kota Serang, Ahmad Nuri.(Ari Supriadi-tangselpos.id)
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispenbud) Kota Serang, Ahmad Nuri.(Ari Supriadi-tangselpos.id)

SERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus mematangkan pelaksanaan program seragam sekolah gratis bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri. Saat ini, program yang digagas oleh Wali Kota Serang, Budi Rustandi ini memasuki tahap pengukuran ukuran badan siswa sebagai bagian dari persiapan sebelum proses produksi seragam dimulai. Program seragam gratis ini merupakan salah satu upaya Pemkot Serang untuk membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung pemerataan akses pendidikan bagi peserta didik di sekolah negeri.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispenbud) Kota Serang, Ahmad Nuri mengatakan, penyedia seragam telah ditetapkan melalui mekanisme e-katalog dan saat ini mulai melakukan pengukuran di seluruh sekolah sasaran. “Sudah ada pemenang melalui e-katalog dan sekarang sedang melakukan pengukuran di sekolah-sekolah. Pengukuran dilakukan supaya seragam benar-benar bermanfaat dan ukurannya sesuai dengan masing-masing siswa,” ujar Ahmad Nuri, Senin (20/7/2026).

 

Menurutnya, seluruh kepala sekolah dan bidang kesiswaan dilibatkan dalam proses pendataan ukuran siswa agar tahapan pengukuran dapat segera diselesaikan dan dilanjutkan ke proses produksi. Nuri menjelaskan, pengukuran menjadi tahapan penting untuk memastikan setiap siswa memperoleh seragam yang sesuai dengan ukuran tubuhnya.

 

Ia mengatakan, sebelumnya sempat muncul wacana menggunakan ukuran umum seperti S, M, dan L. Namun, cara tersebut dinilai kurang efektif karena setiap siswa memiliki postur tubuh yang berbeda. “Dengan pengukuran ini, seragam yang diterima siswa akan lebih tepat ukuran sehingga dapat digunakan dengan nyaman dalam kegiatan belajar di sekolah,” katanya.

 

Setelah proses pengukuran selesai, penyedia akan memulai produksi seragam yang diperkirakan berlangsung selama sekitar 75 hari kerja. Program seragam gratis tahun ajaran 2026/2027 diprioritaskan bagi siswa sekolah negeri di Kota Serang. Sebanyak 8.559 siswa SMP negeri dan sekitar 12 ribu siswa SD negeri menjadi sasaran penerima manfaat, atau lebih dari 20 ribu siswa secara keseluruhan.

 

Untuk jenjang SMP, bantuan yang diberikan pada tahun ini berupa seragam putih-biru. Adapun pengadaan jenis seragam lainnya akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah pada tahun-tahun mendatang. Pemkot Serang mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,8 miliar yang dibagi atas Rp1,6 miliar bagi siswa SD negeri dan Rp1,2 miliar bagi siswa SMP negeri.

 

Melalui program ini, Pemkot Serang berharap dapat membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah sekaligus memastikan peserta didik memiliki seragam yang layak dan sesuai ukuran saat mengikuti proses pembelajaran.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit