TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Zidane Usung Filosofi Sepak Bola Menyerang, Bidik Prancis Kembali Jadi Juara

Reporter & Editor : AY
Kamis, 30 Juli 2026 | 06:29 WIB
Zinedine Zidane kini resmi melatih Prancis. Foto : Ist
Zinedine Zidane kini resmi melatih Prancis. Foto : Ist

PARIS – Zinedine Zidane menegaskan akan membawa filosofi sepak bola menyerang saat memulai kiprahnya sebagai pelatih Timnas Prancis. Legenda Les Bleus itu ingin timnya tampil atraktif, produktif mencetak gol, namun tetap mengutamakan keseimbangan permainan.


Pernyataan tersebut disampaikan Zidane dalam konferensi pers perdananya sebagai pelatih Timnas Prancis di markas Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Selasa (28/7/2026). Mantan pelatih Real Madrid itu mengaku antusias memulai babak baru bersama negaranya.


"Anda akan segera melihat gaya bermain yang ingin kami tampilkan. Filosofi dan rencana permainan akan kami jelaskan lebih rinci pada September nanti. Saya menyukai sepak bola yang atraktif. Sebagai mantan pemain nomor 10, filosofi saya adalah menyerang, mencetak gol, tetapi tetap menjaga keseimbangan tim," ujar Zidane.


Zidane mengungkapkan kursi pelatih Timnas Prancis merupakan pekerjaan yang telah lama diimpikannya. Selama lima tahun terakhir, ia mengaku menolak sejumlah tawaran melatih demi menunggu kesempatan menangani Les Bleus.


"Setelah melatih Real Madrid, hanya pekerjaan ini yang saya inginkan. Karena itu, saya menolak semua tawaran selama lima tahun terakhir," katanya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Didier Deschamps yang menutup pengabdiannya setelah 14 tahun menangani Timnas Prancis.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada Didier dan seluruh staf atas pekerjaan luar biasa mereka. Kini babak baru dimulai, tetapi targetnya tetap sama, membawa Prancis menjadi juara," ucap Zidane.


Era baru Zidane akan dimulai pada jeda internasional September 2026. Prancis dijadwalkan menghadapi Turki, Belgia dua kali, dan Italia di ajang UEFA Nations League.


Meski akan membawa identitas permainan yang lebih ofensif, Zidane menegaskan tidak akan mengubah fondasi tim secara drastis. Ia akan mempertahankan dasar kuat yang telah dibangun Deschamps, lalu menambahkan sentuhan sepak bola menyerang yang menjadi ciri khasnya.


Sementara itu, Presiden FFF Philippe Diallo menyebut mental juara dan rekam jejak Zidane menjadi alasan utama federasi mempercayakan kursi pelatih Timnas Prancis kepadanya. Dengan skuad bertabur bintang, Zidane diyakini mampu membawa Les Bleus kembali bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
 

 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit