TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Istana Pastikan Tak Ada Surpres Pergantian Kapolri, Isu Dicoret Sebagai Spekulasi

Reporter & Editor : AY
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:21 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi. Foto : Ist
Mensesneg Prasetyo Hadi. Foto : Ist

JAKARTA – Pemerintah membantah kabar yang beredar mengenai pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan hingga saat ini tidak ada Surat Presiden (Surpres) yang berkaitan dengan pergantian orang nomor satu di Korps Bhayangkara tersebut.


"Tidak ada, tidak ada Surpres Kapolri," tegas Prasetyo Hadi kepada wartawan usai mengikuti Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Tingkat Menteri mengenai Perbaikan Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (6/8/2026).


Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menanggapi isu yang menyebut telah terbit Surpres mengenai pergantian dirinya. Menurut Sigit, pengangkatan maupun pemberhentian Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden.


Sebagai prajurit, kata Sigit, dirinya siap menjalankan apa pun keputusan yang diambil oleh kepala negara.


"Itu kan prerogatif Presiden. Jadi, buat kita prajurit apa pun dilaksanakan. Kita menunggu saja," ujar Sigit usai menghadiri konferensi pers di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8/2026).


Sigit juga menegaskan isu tersebut sama sekali tidak mengganggu konsentrasinya dalam menjalankan tugas sebagai Kapolri.


"Oh, enggak. Sangat tidak," katanya.
Senada dengan pemerintah, Komisi III DPR RI memastikan belum pernah menerima Surpres terkait pergantian Kapolri. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan informasi yang beredar di media sosial tidak benar.
"Tidak benar ada Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI terkait pergantian Kapolri," tegasnya.


Habiburokhman pun mengajak masyarakat untuk lebih bijak menyikapi informasi yang beredar serta tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.


"Mari bersama-sama mengedepankan fakta dan tidak ikut menyebarkan spekulasi yang tidak berdasar," ujarnya.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit