TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Kapolres Tangsel Ajak Siswa SMK Sasmita Jaya Jauhi Tawuran & Narkoba

Reporter: Idral Mahdi
Editor: Redaksi
Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:00 WIB
Kapolres Tangsel Ajak Siswa SMK Sasmita Jaya Jauhi Tawuran & Narkoba
Kapolres Tangsel Ajak Siswa SMK Sasmita Jaya Jauhi Tawuran & Narkoba

PAMULANG-Kapolres Tangsel, AKBP Boy Jumalolo mengingatkan para pelajar untuk tidak mudah terpengaruh ajakan negatif, baik dari lingkungan pertemanan maupun informasi yang beredar di media sosial. Pesan tersebut disampaikan saat dirinya mengunjungi SMK Sasmita Jaya Pamulang, Selasa (11/7) pagi.

 

 Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program Police Goes to School yang digelar Polres Tangsel sebagai upaya memperkuat komunikasi antara kepolisian dengan kalangan pelajar.

 

 Dalam kegiatan itu, Boy Jumalolo bertindak sebagai Inspektur Upacara pada pelaksanaan upacara bendera yang diikuti para siswa dan jajaran sekolah.

 

 Di hadapan peserta upacara, Boy menegaskan bahwa kehadiran polisi di lingkungan pendidikan bukan dimaksudkan untuk menciptakan rasa takut di kalangan pelajar.

 

 Sebaliknya, kepolisian ingin membangun hubungan yang lebih dekat dengan siswa melalui pendekatan yang bersahabat sekaligus memberikan edukasi mengenai berbagai persoalan yang dapat mengancam masa depan mereka.

 

 “Polisi adalah sahabat anak. Kami hadir bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk melindungi, mengayomi dan membantu apabila ada masalah,” ujar Boy.

 

 Ia juga mengingatkan siswa agar memanfaatkan masa sekolah sebaik mungkin. Menurutnya, lingkungan pendidikan harus menjadi tempat bagi para pelajar untuk memperoleh ilmu, mengasah kemampuan, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

 

 “Kalian datang ke sekolah untuk belajar, menuntut ilmu, membangun masa depan dan membahagiakan orang tua,” pesan Boy.

 

 Selain persoalan pendidikan, Kapolres Tangsel turut menyoroti pentingnya kesadaran pelajar dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

 

 Para siswa diminta menjauhi tawuran dan berbagai bentuk tindakan anarkis yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Ia juga mengingatkan agar pelajar tidak mudah terpancing oleh ajakan teman yang berpotensi membawa mereka ke dalam persoalan hukum.

 

 Menurut Boy, perkembangan media sosial juga perlu disikapi secara bijak. Informasi atau ajakan yang muncul di media sosial tidak boleh langsung dipercaya atau diikuti tanpa mempertimbangkan dampaknya.

 

 Ia meminta para pelajar memiliki kemampuan untuk mengendalikan emosi dan mengambil keputusan secara bijaksana, terutama ketika menghadapi ajakan yang dapat memicu konflik.

 

 “Jangan biarkan satu keputusan salah karena ikut teman, emosi atau provokasi menghancurkan masa depan kalian,” tegasnya.

 

 Dalam kesempatan tersebut, Boy juga memberikan perhatian khusus terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda.

 

 Ia mengingatkan bahwa keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba dapat memberikan dampak serius terhadap pendidikan, kesehatan, hubungan sosial, serta masa depan pelajar.

 

 Karena itu, para siswa diajak untuk berani menolak segala bentuk ajakan yang berkaitan dengan narkoba maupun obat-obatan terlarang dan memilih kegiatan positif untuk mengembangkan kemampuan diri.

 

 Melalui program Police Goes to School, Polres Tangsel berupaya menjadikan sekolah sebagai salah satu ruang penting dalam membangun kesadaran hukum dan keamanan di kalangan generasi muda.

 

 Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk mencegah berbagai persoalan yang kerap melibatkan pelajar, mulai dari tawuran, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba hingga tindakan anarkis.

 

 Kedekatan antara polisi dan pelajar diharapkan dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas. Dengan demikian, siswa tidak ragu menyampaikan persoalan yang mereka hadapi dan dapat memperoleh pendampingan maupun arahan sebelum persoalan tersebut berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit