TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

TNI AL Temukan Life Jacket dan Buoy 7,5 NM dari Titik Hilangnya Rombongan

Reporter & Editor : AY
Kamis, 10 September 2026 | 20:19 WIB
TNI Angkatan Laut (TNI AL) menemukan sebuah life jacket berwarna oranye dan buoy putih saat menyisir perairan di sekitar Anyer, Banten. Foto : Ist
TNI Angkatan Laut (TNI AL) menemukan sebuah life jacket berwarna oranye dan buoy putih saat menyisir perairan di sekitar Anyer, Banten. Foto : Ist

PANDEGLANG  — Upaya pencarian lima jurnalis dan tiga awak Kapal Arupadhatu 1 yang hilang kontak di perairan Selat Sunda membuahkan temuan baru. TNI Angkatan Laut (TNI AL) menemukan sebuah life jacket berwarna oranye dan buoy putih saat menyisir perairan di sekitar Anyer, Banten.


Komandan Lanal Banten Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani mengatakan, kedua benda tersebut ditemukan di sisi barat perairan Anyer. Lokasinya berjarak sekitar 7,5 nautical mile (NM) dari titik terakhir rombongan dilaporkan hilang kontak.


"Rekan-rekan masih melakukan penyisiran. Ditemukan di sisi barat Anyer, sekitar 7,5 NM," kata Wawan di Posko SAR Gabungan, Carita, Pandeglang, Banten, Kamis (10/9/2026).


Menurut Wawan, TNI AL belum dapat memastikan apakah life jacket dan buoy tersebut berkaitan dengan kapal yang membawa rombongan jurnalis.


Kedua benda itu telah diamankan untuk diperiksa lebih lanjut. Petugas juga akan mencocokkannya dengan perlengkapan yang ada di Kapal Arupadhatu 1 serta meminta keterangan dari pemilik kapal.


"Untuk membandingkan akan kita kumpulkan dulu, kita cek dulu dan kita tanyakan ke pemilik kapal, apakah barang tersebut milik kapal atau bukan," ujarnya.


Belum Bisa Dipastikan Berkaitan dengan Korban


Wawan mengingatkan agar temuan tersebut tidak langsung dikaitkan dengan delapan orang yang masih dalam pencarian. Pasalnya, posisi penemuan kedua benda itu cukup jauh dari titik terakhir rombongan diketahui berada.


"Jadi mohon bersabar, karena lokasi penemuan cukup jauh dari lokasi kejadian," katanya.


Tim SAR Gabungan masih melakukan penyisiran dan pemeriksaan terhadap berbagai temuan di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan apakah benda yang ditemukan TNI AL memiliki kaitan dengan Kapal Arupadhatu 1.


Wawan juga meminta masyarakat menunggu hasil verifikasi sebelum menyimpulkan asal-usul kedua benda tersebut.


"Karena lokasi penemuan cukup jauh dari lokasi kejadian. Jangan sampai nanti salah publish, salah rilis," tegasnya.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit