Puskeswan Pandeglang Catat Kinerja Positif, Tangani 3.119 Ekor Hewan
Ade Setiawan Optimistis Targetkan 100 Persen PAD Tercapai
PANDEGLANG - Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kabupaten Pandeglang mencatat kinerja pelayanan positif sepanjang 2026. Berdasarkan laporan kinerja sepanjang Januari hingga Agustus realisasi pelayanan kesehatan hewan telah mencapai 3.119 ekor atau 85,45 persen dari target tahunan yang ditetapkan sebanyak 3.650 ekor. Dengan capaian tersebut, Puskeswan Pandeglang optimis target kinerja tahunan dapat dipastikan tercapai dan melampaui 100 persen pada akhir tahun ini.
Kepala Puskeswan Pandeglang, Ade Setiawan menyampaikan, pelayanan kesehatan hewan tersebut didominasi oleh kunjungan pelayanan kesehatan hewan kesayangan kucing sebanyak 1.741 ekor (55,82 persen), diikuti oleh ternak domba sebanyak 685 ekor (21,96 persen), kerbau 447 ekor (14,33 persen), sapi 105 ekor (3,37 persen), kambing 66 ekor (2,12 persen), serta hewan peliharaan anjing sebanyak 19 ekor (0,61 persen).
“Peningkatan signifikan pada ternak ruminansia tercatat terjadi pada pertengahan tahun (Juni-Juli, red) seiring dengan tingginya dinamika pemeliharaan serta pemeriksaan kesehatan hewan kurban,” ujar Kepala UPT Puskeswan Pandeglang Ade Setiawan, melalui siaran pers yang diterima tangselpos.id, Jumat (11/9/2026).
Dia mengungkapkan, dari aspek pengendalian penyakit, sepanjang Januari hingga Agustus 2026, Puskeswan Pandeglang mencatat 0 kasus atau nihil untuk Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) utama seperti Rabies, Penyakit Kuku dan Mulut (PMK), serta Flu Burung. “Kita masih terus melakukan vaksinasi PMK dan Rabies secara berkala, begitupun edukasi penyakit Flu Burung melalui dokter hewan yang tersebar di Puskeswan Pembantu Menes, Labuan, dan Cibaliung,” ungkap Ade.
Meski demikian, dari total diagnosa klinis, penanganan kasus penyakit non-PHMS masih mendominasi, khususnya terkait Penyakit Kulit dan Ektoparasit, seperti scabies, dermatitis, dan abses, cacingan serta gangguan pada saluran pencernaan dan pernapasan. “Umumnya penyakit hewan dipicu oleh faktor kebersihan lingkungan dan sanitasi kandang yang harus terus ditingkatkan,” katanya.
Seiring peningkatan jumlah hewan yang dilayani, Puskeswan Pandeglang juga mencatat progres positif pada target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sampai saat ini sudah mencapai sekitar 71,99 persen. “Kami komitmen untuk mengoptimalkan sisa target hingga akhir periode anggaran mencapai 100 persen” imbuhnya.
Ditambahkan, Puskeswan Pandeglang akan terus meningkatkan kinerja pelayanan kesehatan hewan dengan memfokuskan langkah melalui penguatan edukasi manajemen pemeliharaan hewan kepada masyarakat, pemerataan sarana dan prasarana di unit Puskeswan Pembantu, serta menjaga komitmen mempertahankan status wilayah Kabupaten Pandeglang tetap bebas dari wabah penyakit hewan menular.(*)
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 21 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu






