23 RS Disiapkan Di Porprov, Antisipasi Kondisi Darurat Atlet
Lokasi Layanan Dekat Venue
PAMULANG-Sebanyak 23 rumah sakit (RS) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) disiapkan untuk layani kontingen Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang digelar di Tangsel. Langkah ini dilakukan guna terjadi kondisi darurat saat pertandingan berlangsung.
Sebanyak 23 perwakilan manajemen rumah sakit swasta dan milik pemerintah di wilayah Tangsel seperti RSU Serpong Utara, RSU Pamulang, dan Eka Hospital diundang untuk membahas rencana kerja sama pelayanan kesehatan selama ajang Porprov ini berlangsung. Pembahasan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna Pamulang, Rabu (23/9).
Ketua Panita Besar (PB) Porprov VII Banten 2026, Pilar Saga Ichsan mengatakan, keterlibatan rumah sakit diperlukan untuk memperkuat pelayanan kesehatan di sekitar lokasi pertandingan. Nantinya, rumah sakit terdekat dengan venue dapat menjadi fasilitas rujukan apabila atlet atau peserta membutuhkan penanganan medis.
"Ya, jadi kami PB Porprov mengundang seluruh rumah sakit yang ada di wilayah Tangerang Selatan. Tadi terkumpul ada 23 rumah sakit yang kami undang untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan Porprov yang akan diselenggarakan kickoff-nya pada tanggal 15 sampai tanggal 23 November 2026 nanti," ujarnya.
Wakil Wali Kota Tangsel itu menjelaskan, kerja sama ini sekaligus menjadi komitmen para rumah sakit untuk mendukung penuh perhelatan pesta olahraga se-Provinsi Banten ini.
"Karena kan kegiatan Porprov ini adalah kegiatan kita semua, masyarakat Tangsel dan seluruh unsur yang ada di Tangerang Selatan. Jadi saya berharap keaktifan partisipasi mereka bisa membantu kami untuk bantu di lapangan, nanti kan tenaga kesehatannya penebalannya, terus juga nanti terkait klaim BPJS Ketenagakerjaannya," kata Pilar.
Dengan kerja sama ini, pelayanan kesehatan para atlet saat ajang ini berlangsung bisa terjamin.
"Supaya kalau misalkan ada venue di daerah Ciputat misalkan, nanti ke rumah sakit yang terdekat di Ciputat mereka bisa dilayani juga. Ya, kan enggak mungkin jauh dari Ciputat, kalau amit-amit, nih ya, kalau ada kejadian darurat gitu, kan enggak mungkin dari Ciputat ke RSU Pamulang, itu kan jauh kan? Nah maka dari itu kita kerja sama sama yang rumah sakit sekitar situ," terangnya.
Langkah itu dilakukan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi darurat. Sebab, kata Pilar, jarak menjadi salah satu pertimbangan penting dalam memberikan pertolongan kepada atlet dan peserta pertandingan.
"Jadi kita kerja sama itu untuk memperkuat, ya, memberikan pelayanan terbaik bagi para atlet-atlet kita, terus juga bagi para official, pelatih, panitia pelaksana, ya, yang mereka rawan ya dalam masalah kesehatan ini, yang harus kita pastikan keselamatan dan keamanannya seperti itu," katanya.
Dalam hal layanan kesehatan ini, jaminan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan juga menjadi bagian yang dibahas.
"Kalau Tangsel sendiri kan menganggarkan BPJS Ketenagakerjaannya buat atlet. Tapi kalaupun ya, ternyata ada daerah yang tidak menganggarkan BPJS Ketenagakerjaannya, tidak backup atletnya, ya kita kan harus cari solusi. Enggak mungkin. Namanya nyawa manusia, apalagi atlet dan perangkat-perangkat lainnya datang di Tangsel tidak terlayani hanya karena kendala BPJS Ketenagakerjaan. Maka dari itu ya kita cari solusi bersama lah. Nanti mereka juga insya Allah siap mendukung gitu," tuturnya.
Tak hanya di Tangsel, dukungan layanan kesehatan juga disiapkan untuk cabang olahraga selancar yang berlangsung di wilayah Kabupaten Lebak. PB Porprov juga menjalin komunikasi dengan rumah sakit di wilayah Malingping untuk mengantisipasi kebutuhan medis para atlet.
"Ya, kita kerja sama juga dengan RS di sana supaya bisa menampung atlet-atlet cabor selancar," ujar Pilar.
Di luar sektor kesehatan, persiapan teknis Porprov VII Banten 2026 juga terus berjalan. Pilar mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan memaparkan kesiapan Tangsel kepada Panitia Pengawasan dan Pengarahan (Panwasrah) Provinsi Banten.
"Insya Allah sih. Dalam waktu dekat di minggu ini kita akan lakukan rapat bersama Panwasrah dari Provinsi. Panitia Pengawasan dari Provinsi untuk kita bisa paparkan kesiapan teknis kita. Kan kemarin udah entry by name, entry by number udah, gitu. Jadi kita presentasikan progres yang sudah kita persiapkan per hari ini," katanya.(rmn)
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu





